Klub Boleh Milih Kuota Suporter di Stadion untuk Liga 1 2022-2023

Manajemen Arema senang klub boleh milih kuota suporter di stadion untuk laga kandang di Liga 1 2022-2023. Hal itu tertuang dalam draft regulasi kompetisi yang dibagikan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Media Officer Arema, Sudarmaji menjelaskan, draft regulasi itu disampaikan PT LIB dalam manager meeting virtual, Senin (4/7/2022). Dalam kesempatan yang sama disampaikan pula draft jadwal Liga 1 2022-2023 yang harus ditanggapi klub.

Menurutnya, dipastikan akan ada perubahan regulasi yang dipakai di kompetisi musim ini jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Ada sejumlah regulasi anyar yang akan diterapkan, salah satunya kuota penonton.

“Dalam draft regulasi ada sejumlah perubahan, terutama di sisi kepanpelan. Perubahan ini sedang kami diskusikan dengan Panpel Arema. Musim ini klub bisa memilih kuota kehadiran penonton antara 75 persen atau 100 persen,” kata Sudarmaji.

Kuota Suporter di Stadion Tergantung Banyak Faktor

Sudarmaji menambahkan, kuota kehadiran suporter yang bisa dipilih klub tergantung pada banyak fator. Salah satuny adalah level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di daerah tersebut.

Tentu saja, untuk level PPKM ini klub tidak bisa memutuskan sendiri. Klub bisa berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat.

“Klub bisa memilih kuota kehadiran penonton 75 persen atau 100 persen. Itu tergantung situasi dan kondisi di setiap daerah, termasuk status PPKM-nya. Arema mungkin akan memilih yang 75 persen. Tapi, dilihat saja nanti seperti apa regulasi yang diputuskan,” pungkasnya.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) membagikan draft jadwal kompetisi untuk dipelajari. BACA: Arema dan 17 klub Liga 1 lainnya dimintai tanggapannya soal draft jadwal kompetisi tersebut dalam waktu seminggu ke depan.