Laga Arema vs Persib Jadi Ujian Keprofesionalan Mario Gomez

Laga Arema vs Persib Jadi Ujian Keprofesionalan Mario Gomez
Mario Gomez (C) DANI KRISTIAN

Bukan cuma untuk Robert Alberts, laga Arema vs Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada pekan kedua Liga 1 2020, Minggu (8/3/2020) sore juga spesial bagi Mario Gomez. Laga itu bakal menjadi ujian keprofesionalan si pelatih.

Robert yang sekarang datang sebagai pelatih Persib pernah melatih Arema pada musim 2009-2010. Bahkan, di musim itu Arema dibawanya menjadi juara Indonesi Super League (ISL).

Sementara itu, Gomez yang saat ini merupakan pelatih kepala Arema juga melatih tim berjuluk Maung Bandung itu pada 2018 lalu. Namun, menurutnya itu semua sudah menjadi bagian dari lembaran masa lalunya.

“Dua tahun lalu saya bekerja di Persib, saya punya kenangan indah di sana. Tapi, sekarang saya bekerja di Arema, tentu saya harus profesional, saya akan bekerja sepenuh hati untuk memberikan kemenangan untuk tim ini,” ungkap Gomez.

Ada yang Lebih Penting dari Laga Arema vs Persib

Mario Gomez menilai laga melawan mantan tim asuhannya, Persib, ini penting. Namun, menurutnya ada yang lebih penting dari pertandingan ini.

Pertemuan Arema dengan Persib ini baru terjadi di awal kompetisi, sehingga penting untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Pelatih asal Argentina itu menilai, laga-laga selanjutnya bisa jadi lebih penting lagi.

“Ini laga penting. Meski demikian, ini bukanlah laga final. Masih ada 32 laga lainnya di depan sana. Yang terpenting bagi kami sekarang adalah meraih tiga poin,” imbuhnya.

Mario Gomez Menikmati Perannya di Persib dan Arema

Mario Gomez mengaku menikmati perannya sekarang sebagai pelatih Arema. Ditegaskannya, hal yang sama dirasakannya saat menjadi pelatih Persib dulu.

“Musim depan, bisa saja saya tetap di Arema atau pindah klub. Yang jelas, saya selalu menikmati peran saya di mana pun saya melatih. Mulai di Johor Darul Takzim (Malaysia), Persib, Borneo FC, dan tentunya di Arema,” tegas pelatih berusia 63 tahun itu.