Laga Terhenti karena Flare Aremania, Manajemen Arema Bereaksi

Laga uji coba Arema vs PSIS Semarang, Minggu (22/5/2022) malam sempat terhenti dua kali karena flare Aremania. Manajemen Arema pun bereaksi atas kejadian di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tersebut.

Flare pertama kali muncul saat babak kedua belum genap berjalan lima menit. Asap yang masuk ke lapangan memaksa wasit Iwan Sukoco menghentikan laga.

Kejadian serupa terulang kembali saat laga memasuki menit 80 ke atas. Padahal MC pertandingan sudah meminta mereka bersabar dan membebaskan flare menyala di injury time babak kedua.

“Antusiasme Aremania luar biasa, kami memahami kerinduan dua tahun lebih tidak hadir di Stadion Kanjuruhan. Tapi, kami berharap nanti saat kompetisi, aturan tentang hal-hal yang tidak diperbolehkan di kompetisi, seperti flare misalnya, bisa dipatuhi bersama,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Laga Terhenti karena Flare Aremania, Puji Tindakan Persuasif Petugas Pengamanan

Saat flare menyala di tribune, petugas pengamanan tidak melakukan cara yang represif, melainkan lebih ke persuasif dengan imbauan agar memadamkannya. Sudarmaji menyebut, langkah itu patut diapresiasi.

Hal ini yang menurutnya membuat laga ini secara umum berlangsung kondusif. Sebab, Aremania pun merespons dengan baik tindakan persuasif dari aparat kepolisian, TNI, dan match steward yang bertugas mengamankan laga.

“Bagaimana cara pihak pengamanan memberikan warning saat ada flare patut diacungi jempol. Penanganannya tidak mengarah ke hal-hal yang membuat Aremania terprovokasi dan bertindak destruktif. Alhamdulillah Aremania merespons dengan baik,” imbuhnya.

Dua gol mewarnai laga uji coba Arema dan PSIS Semarang ini. BACA: Inilah jalannya pertandingan babak pertama dan babak kedua yang diwarnai dua gol pemain senior Arema ini.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.