Lawan PSIS Semarang, Arema Pantang Mengulang Tragedi di Kandang Borneo FC

Lawan PSIS Semarang di Liga 1 2022-22023 Pekan 2, Sabtu (30/7/2022), pukul 18.15 WIB, Arema pantang mengulang tragedi di kandang Borneo FC pekan lalu. Sang pelatih, Eduardo Almeida mewanti-wanti anak asuhnya agar tetap fokus.

Pekan lalu, Arema menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari Borneo di Stadion Segiri, Samarinda. Almeida mengambil banyak pelajaran dari kekalahan itu sebagai bekal menghadapi laga selanjutnya.

Usai laga, Almeida sudah melakukan evaluasi segala hal yang harus dibenahinya. Masa persiapan yang cukup ideal dimaksimalkannya untuk berbenah dan bersiap lawan PSIS.

“Sederhana saja, kami tahu apa penyebab kami kebobolan. Kami segera berbenah. Situasi itu dikhawatirkan bisa terjadi lagi di pertandingan yang lain. Faktanya kan situasi itu baru terjadi di laga kemarin,” kata Almeida.

Arema Pantang Mengulang Kesalahan yang Sama

Eduardo Almeida menekankan, saat menghadapi PSIS Semarang, para pemain Arema tak boleh mengulangi kesalahan yang sama seperti pekan lalu. Dua gol cepat dan situasi bola mati menjadi pelajaran berharga.

Saat kalah dari Borneo FC, Arema kebobolan dua gol cepat di enam menit babak pertama lewat skema yang sama dari crossing yang diselesaikan Ahmad Nur Hardianto. Sementara, gol ketiga dibuat Sihran Amarullah di tengah kemelut dalam skema tendangan bebas.

“Saya ingat, sejak saya datang ke sini, kami sudah bekerja keras banyak dan bersama-sama. Tapi, baru kemarin lawan Borneo kami bisa mengalami kekalahan dengan kebobolan sampai tiga gol. Tentu ini jangan terulang lagi,” imbuhnya.

Ingin Arema Bermain Lebih Efisien

Hasil evaluasi lainnya, Eduardo Almeida ingin Arema tampil lebih efisien lawan PSIS Semarang. Salah satu bukti Arema tak efisien saat lawan Borneo FC, mereka menguasi ball possesion dan umpan sukses, tapi kenyataannya kalah 0-3.

“Kemarin saat kami menang, ada saja yang bilang kami kurang dalam hal ball possesion. Sudah saya bilang menguasai ball possesion belum tentu bisa menang, terbukti dari statistik lawan Borneo. Dalam sepak bola, efeisiensi itu penting, karena tim yang menguasai ball possesion bisa saja kalah,” tandasnya.

Dari laga melawan Borneo FC bisa dilihat Eduardo Almeida tampak melakukan eksperimen yang tidak biasanya. BACA: Setidaknya ada tiga eksperimen yang dilakukan Arema di laga melawan Borneo FC pekan lalu.