Liga 1 2019 Sudah Lewat, Arema Masih Saja Kena Denda

Liga 1 2019 Sudah Lewat, Arema Masih Saja Kena Denda
Arema vs Bali United (C) DANI KRISTIAN

Salah besar jika ada yang berpikir Komite Disiplin (Komdis) PSSI melupakan kejadian pada laga kandang terakhir Arema menjamu Bali United, Senin (16/12/2019) lalu. Meski kompetisi Liga 1 2019 sudah lewat, ternyata Arema masih saja kena denda.

Arema terkena sanksi berupa denda 200 juta rupiah dari Komdis. Keputusan itu diambil berdasarkan sidang yang dilakukan pada Selasa (7/1/2020) lalu.

Komdis mendakwa Arema melanggar pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI tentang tingkah laku suporter dalam laga melawan Bali United. Arema dinilai terbukti melakukan pelanggaran penyalaan flare di tribune utara, pelemparan flare ke dalam lapangan yang membuat laga sempat terhenti empat menit, dan masuknya suporter ke dalam lapangan dari tribune timur.

“Mari jadikan sanksi di ujung laga kandang musim lalu benar-benar sebagai pelajaran berharga dan terakhir. Jadikan momentum kompetisi 2020 dengan nihil pelanggaran regulasi,” ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.

Denda Arema Menembus 1 Miliar

Sebelumnya, jumlah denda Arema sudah mencapai 820 juta rupiah. Dengan tambahan denda 200 juta rupiah, maka total denda mereka menembus 1 miliar 20 juta rupiah.

Sudarmaji menegaskan, pihak manajemen klub menyadari di laga kandang terakhir melawan Bali United tersebut menjadi pelampiasan kekecewaan segelintir oknum Aremania. Tak heran jika banyak ulah yang terjadi mewarnai pertandingan tersebut.

“Manajemen siap menerima kritik dan masukan atau ajakan musyawarah dengan semua pihak. Kami tidak ingin hal yang merugikan klub semacam ini tidak terulang,” imbuh pria asal Banyuwangi itu.

Rincian Denda Arema dari Komdis PSSI di Putaran Kedua

Pada putaran pertama saja, manajemen Arema harus merogoh kocek hingga 500 juta rupiah untuk membayar denda pada Komdis PSSI. Pada awal putaran kedua, sanksi Komdis PSSI pun kembali menyapa.

Arema FC
Nama kompetisi: Liga 1 2019.
Pertandingan: Arema FC vs PSIS Semarang.
Tanggal kejadian: 31 Agustus 2019.
Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan).
Hukuman: Denda Rp. 45.000.000.

Arema FC
Nama kompetisi: Liga 1 2019.
Pertandingan: Arema FC vs Borneo FC.
Tanggal kejadian: 13 September 2019.
Jenis pelanggaran: pelemparan ke lapangan dan wasit (pengulangan).
Hukuman: Denda Rp. 75.000.000.

Arema FC
Nama kompetisi: Liga 1 2019.
Pertandingan: Arema FC vs Madura United.
Tanggal kejadian: 8 November 2019.
Jenis pelanggaran: lima kartu kuning dalam satu pertandingan.
Hukuman: Denda Rp. 50.000.000.

Arema FC
Nama kompetisi: Liga 1 2019.
Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta.
Tanggal kejadian: 23 November 2019.
Jenis pelanggaran: penyalaan flare (pengulangan).
Hukuman: Denda Rp. 150.000.000.

Arema FC
Nama kompetisi: Liga 1 2019.
Pertandingan: Arema FC vs Bali United.
Tanggal kejadian: 16 Desember 2019.
Jenis pelanggaran: penyalaan flare (pengulangan), pelemparan flare ke lapangan, suporter masuk ke lapangan.
Hukuman: Denda Rp. 200.000.000.