Mario Gomez ke Borneo FC, General Manager Arema: Alhamdulillah

Mario Gomez ke Borneo FC, General Manager Arema: Alhamdulillah
Mario Gomez (C) DANI KRISTIAN

Ruddy Widodo sudah mendengar kabar Mario Gomez ke Borneo FC. General Manager Arema itu cuma berucap ungkapan rasa syukur, alhamdulillah.

Sebelumnya, Borneo sudah mengumumkan kembalinya Gomez ke Samarinda melalui akun Twitter resmi mereka, Jumat (21/8/2020) siang. Cuitan itu menyebutkan pelatih asal Argentina tersebut bakal kembali menjadi pelatih kepala Borneo di lanjutan Liga 1 2020.

Mendengar kabar itu, Ruddy mengaku sempat kaget dan tak menyangka. Namun, manajer berkaca mata itu menegaskan pihak Arema sudah ikhlas lahir batin melepas mantan pelatih.

“Saya kaget juga. Ya, tapi alhamdulillah kalau ada klub yang mau, begitu. Dia mau kembali ke Borneo, dan Borneo juga mau menerimanya. Alhamdulillah dia bisa berkarier lagi, haknya semua orang untuk meneruskan karier,” ungkap Ruddy kepada WEAREMANIA.

Menebak Alasan Mario Gomez ke Borneo FC

Karena tak tahu alasan pasti Mario Gomez memilih Borneo FC, Ruddy Widodo cuma bisa menebak-nebak saja. Menurutnya, bisa jadi klub asal Samarinda itu mampu membayar kontrak lebih besar daripada Arema.

Kepergian pelatih 62 tahun itu dari Arema sejak Juli lalu memang karena tak sepakat dengan draft rekontrak yang disodorkan padanya. Dengan skema yang diterapkan sesuai dengan SKEP PSSI No. 48 dan 53, maka nominal gaji perbulan Gomez jauh menurun dari gaji normalnya, mengingat sudah menerima uang muka 25 persen.

“Saya tidak tahu kenapa dia bisa balik ke Borneo, mungkin di sana Borneo memberikan gaji perbulan yang lebih tinggi dari Arema, saya tidak tahu,” imbuh pria asal Madiun itu.

Bisa Menjadi Solusi Bagi Mario Gomez

Ruddy Widodo berharap kepindahan Mario Gomez ke Borneo FC ini bisa menjadi solusi terbaik. Dengan kata lain, apa yang tidak bisa diberikan Arema bisa didapatkannya di Borneo.

“Bisa jadi, Gomez memilih Borneo karena bisa memberikan apa yang tidak didapatkannya di Arema. Kalau dia minta gaji 100 persen di masa seperti ini, jujur Arema tidak mampu. Kalau nilai kontraknya selama enam bulan ke depan di Borneo bisa menjadi solusi terbaik baginya, ya alhamdulillah,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.