Menebus Kekalahan di Bali, Sylvano Comvalius Ingin Mengalahkan PSIS

Menebus Kekalahan di Bali, Sylvano Comvalius Ingin Mengalahkan PSIS
Menebus Kekalahan di Bali, Sylvano Comvalius Ingin Mengalahkan PSIS (C) DANI KRISTIAN

Sylvano Comvalius ingin mengalahkan PSIS Semarang di pekan ke-17 Liga 1 2019, Sabtu (31/8/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Penyerang Arema FC ini hendak menebus poin yang hilang usai timnya kalah di kandang Bali United pekan lalu.

Arema menderita kekalahan 1-2 saat bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Menurut Comvalius, kekalahan itu tak perlu disesali.

Yang terpenting saat ini timnya harus bangkit dari keterpurukan. Terlebih, mereka harus melakoni laga kandang terakhir di putaran pertama Liga 1 2019 ini dengan menghadapi PSIS di Stadion Kanjuruhan Malang.

“Setelah kalah di Bali kemarin, sekarang kami harus menang lagi, kami butuh tiga poin untuk bertahan di papan atas,” kata Comvalius.

Bukan Laga yang Mudah

Meski secara peringkat saat ini PSIS berada di bawah Arema, Sylvano Comvalius menilai laga ini tak akan berlangsung mudah bagi Arema. Terlebih, di pra-musim lalu skuat Singo Edan pernah kalah dari PSIS.

Arema dan PSIS pernah dua kali bersua di laga uji coba pra-musim. Di Malang, Arema menang cuma 1-0, sedangkan di kandang PSIS, Hamka Hamzah kalah 0-2.

“Seperti laga lainnya, kami tahu peluang untuk mengalahkan lawan sangat terbuka, tapi lawan juga punya peluang yang sama untuk mengalahkan kami. Jadi, kami harus bersiap, kami bisa saja menghancurkan tim manapa pun, asal tampil kompak, dan spartan,” imbuh pemain asal Belanda ini.

Kekalahan di Bali Jadi Motivasi

Menurut Sylvano Comvalius, kekalahan dari Bali United bisa menjadi motivasi untuk mengalahkan PSIS. Terlebih, saat ini Arema sedang butuh tambahan poin.

“Saya pikir, oke hasil di Bali buruk, tapi bukan itu yang harus kita pikirkan saat ini. Memang kami tidak bisa memenangkan poin, tapi kami bisa mendapatkan banyak pelajaran. Itu suatu pengalaman, dan ini akan membantu kami menjadi lebih baik,” pungkas pemain 32 tahun itu.