Mengakhiri Rivalitas Negatif Aremania dengan Pendukung Persib Mudah

Mengakhiri Rivalitas Negatif Aremania dengan Pendukung Persib Mudah
Kuncoro (C) DANI KRISTIAN

Mengakhiri rivalitas negatif Aremania dengan pendukung Persib Bandung sejatinya mudah. Hal itu diungkapkan oleh Asisten Pelatih Arema, Kuncoro.

Sebagai mantan pemain Arema yang pernah melawan Persib, Kuncoro menilai sebenarnya tak ada sejarahnya pertikaian antara pendukung kedua tim. Menurutnya, rivalitas itu tercipta sebagai efek dari ‘bolo-boloan’, Aremania membela Jakmania (pendukung Persija Jakarta yang merupakan rival pendukung Persib), sedangkan pendukung Persib membela Bonek (pendukung Persebaya Surabaya, rival Aremania).

“Sebenarnya tidak ada masalah antara Aremania dan pendukung Persib, seharusnya bisa dihentikan. Fanatik boleh saja, tapi jangan sampai membuat nyawa menjadi korban, kasihan keluarganya, dan itu tidak ada gunanya,” kata Kuncoro.

Mengakhiri Rivalitas Negatif Mengganti dengan Rivalitas Positif

Kuncoro meminta Aremania dan pendukung Persib mengakhiri rivalitas negatif juga bukannya tanpa solusi. Pelatih asal Gondanglegi, Kabupaten Malang itu menyarankan para suporter menggantinya dengan rivalitas positif.

Menurutnya, ada banyak cara menunjukkan rivalitas positif, seperti beradu nyanyian di tribune stadion saat mendukung tim masing-masing berlaga. Bukan dengan cara sok jagoan, berani berkelahi.

“Sebenarnya bisa saja menyelesaikan rivalitas negatif ini, mudah, tergantung niatnya. Kendalanya kadang ketika satu pihak mau, pihak lainnya tidak sependapat, karena pasti ada pro kontra,” imbuh pria berusia 47 tahun ini.

Tak Khawatir Stadion Sepi karena Hilangnya Rivalitas

Kuncoro tak khawatir stadion bakal menjadi sepi karena hilangnya rivalitas suporter. Menurutnya, saat ini suporter sudah punya pemikiran yang berbeda.

“Saya pikir, meski rivalitas dihilangkan, stadion akan tetap ramai. Sebab, Aremania sekarang melihat pertandingan bukan cuma karena klub lawan punya rivalitas dengan Arema atau tidak. Kalau tim yang didukungnya menangan, biar lawannya bukan rival, stadion tetap akan ramai,” tegasnya.