Milo: Arema Belajar dari Kegagalan Sebelumnya

Milo Arema Belajar dari Kegagalan Sebelumnya
Penggawa Arema serius berlatih (C) DANI KRISTIAN

Pelatih Arema, Milomir Seslija menegaskan pemainnya harus belajar dari kegagalan demi kegagalan menang di laga sebelumnya. Harapannya, kegagalan itu tidak terulang lagi di laga melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-32 Liga 1 2019, Kamis (12/12/2019) sore di Stadion Batakan Balikpapan.

Sebelumnya, Arema seolah lupa rasa manisnya kemenangan di lima laga di Liga 1 2019. Skuad Singo Edan hanya mendapatkan dua poin dari dua kali imbang di lima pertandingan, tiga sisanya berakhir dengan kekalahan.

Pelatih yang akrab disapa Milo itu mengusung misi bangkit di laga melawan Persebaya. Kemenangan menjadi targetnya kali ini.

“Kami sudah melupakan kegagalan-kegagalan di pertandingan sebelumnya. Bagi saya, masa lalu biarlah masa lalu. Yang jelas kami belajar dari kegagalan itu, semoga ini membuat kami lebih baik,” ungkap Milo.

Tak Ada Kesuksesan yang Instant

Milomir Seslija masih optimistis Arema akan mendapatkan posisi yang baik di klasemen akhir Liga 1 2019. Pelatih 55 tahun itu berprinsip tak ada kesuksesan yang instant.

Menurutnya, di kompetisi manapun tak ada klub yang menjadi juara setelah menang, menang, dan menang terus. Pasti ada kalanya mereka seri dan kalah sebelum menjadi juara, tak terkecuali Bali United sang juara Liga 1 2019.

“Tim-tim juara itu juga pernah kalah, tapi yang terpenting mereka belajar dari kekalahan itu, lalu menjadi lebih baik,” imbuh pria asal Bosnia itu.

Semua Tergantung Pemain Arema

Milomir Seslija menyebut, berhasil atau tidaknya misi bangkit yang dicanangkan saat melawan Persebaya tergantung pada pemain Arema sendiri. Mereka diminta bermain maksimal agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

“Dalam hidup ini tidak ada yang sempurna, kami harus belajar untuk jadi lebih baik. Jika pemain tidak berusaha mendorong dirinya sendiri untuk menjadi lebih baik, mana bisa menang,” tegasnya.