Milo: Arema Siap Lawan Persija Tanpa Sylvano Comvalius

Milo: Arema Siap Lawan Persija Tanpa Sylvano Comvalius
Sylvano Comvalius (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija menegaskan Arema siap lawan Persija Jakarta di pekan ke-28 Liga 1 2019, Sabtu (23/11/2019) sore di Stadion Kanjuruhan Malang tanpa bomber andalan Sylvano Comvalius. Tak ada kekhawatiran di benak pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Menurutnya, Arema sudah terbiasa bermain tanpa Comvalius dalam beberapa pertandingan terakir. Sebab, penyerang 32 tahun itu tengah pulang ke Belanda untuk memulihkan cedera hamstring dan penyakit sinusitisnya.

Sebenarnya, Arema hingga akhir musim ini juga dipastikan tampil tanpa Dedik Setiawan, penyerang lokal andalan. Pemain asli Dampit, Kabupaten Malang itu harus menjalani pemulihan cedera pasca operasi ligamen lutut selama enam sampai sembilan bulan ke depan.

“Kami sudah sering bermain tanpa Comvalius atau Dedik. Ini normal, beginilah sepak bola. Kami tidak boleh merengek-rengek karena bermain tanpa pemain andalan, ini harus kami jalani,” kata Milo.

Sylvano Comvalius Pemain Penting

Milomir Seslija menyebut Sylvano Comvalius merupakan pemain penting bagi Arema. Namun, tanpa pemilik jersey bernomor punggung 99 itu bukanlah alasan untuk tidak berkata Arema siap lawan Persija.

Soal kapan kembalinya Comvalius, Milo menyerahkan pada manajemen Arema yang mengurusi tiket penerbangannya dari Belanda ke Indonesia. Ditegaskannya, tugasnya hanyalah melatih pemain-pemain yang hadir di lapangan.

“Saya pikir dia pemain penting, mungkin akan lebih baik jika Arema bermain dengan diperkuat Comvalius. Tapi saya tahu, saat ini dia sedang memulihkan kondisinya pasca cedera. Saya belum mengetahui seperti apa kondisi kebugarannya,” imbuh pelatih asal Bosnia ini.

Andalkan Tiga Striker Lokal

Tanpa Sylvano Comvalius dan juga Dedik Setiawan di laga melawan Persija, Milo menyiapkan pemain lainnya. Trio striker lokal, Ahmad Nur Hardianto, Rifaldi Bawuo dan Sunarto akan menjadi andalan pelatih 55 tahun itu.

“Tanpa Comvalius dan Dedik, saya masih punya Hardianto, ada Rifaldi, ada Sunarto juga. Saya pikir tiga penyerang sudah cukup,” tandasnya.