Milo Beber Empat Penyebab Arema Dikalahkan Persebaya

Milo Beber Empat Penyebab Arema Dikalahkan Persebaya
Milomir Seslija (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija membeberkan empat penyebab Arema dikalahkan Persebaya Surabaya di Stadion Batakan Balikpapan, Kamis (12/12/2019) sore. Pada laga pekan ke-32 Liga 1 2019 itu, skuad Singo Edan menderita kekalahan telak 1-4.

Pada babak pertama, gawang Arema yang kali ini dijaga Utam Rusdiyana sudah kebobolan dua gol. Aryn Williams dan David da Silva masing-masing menjebol gawang Arema satu kali.

Diogo Campos melesakkan gol ketiga Persebaya di babak kedua. Hamka Hamzah sempat memperkecil ketinggalan Arema dengan golnya, sebelum akhirnya David da Silva menyarangkan gol keduanya yang mengubah skor menjadi 4-1 untuk Persebaya.

“Gawang kami mudah kebobolan penyebabnya cukup sederhana. Pertama, pemain kami melakukan kesalahan yang berujung bencana. Kesalahan itu yang membuat pemain lawan bisa dengan mudah mencetak gol,” ungkap pelatih yang akrab disapa Milo tersebut dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Tempo Terlalu Lambat

Milo menyebut, masalah kedua yang menjadi penyebab Arema dikalahkan Persebaya adalah soal tempo. Menurutnya, tempo yang dimainkan anak asuhnya terlalu lambat.

Pelatih asal Bosnia itu menilai para penggawa Singo Edan terlalu lambat ketika bertahan, maupun saat menyerang. Milo tak habis pikir mengapa hal itu terjadi pada timnya saat melawan tim rival seperti Persebaya.

“Ketika kami menguasai bola, kami tidak terlihat membahayakan lawan. Tapi, justru kami membiarkan lawan melakukan serangan balik berbahaya,” imbuh pelatih 55 tahun ini.

Ada Pemain yang Abai

Hal terakhir yang menjadi penyebab Arema dikalahkan Persebaya menurut Milo adalah instruksinya yang tidak berjalan. Menurutnya, hal itu terjadi karena ada pemain yang abai.

“Sepak bola adalah tentang bertahan dan menyerang. Kadang, kami tidak kalah dalam sebuah pertandingan karena kami mau berusaha. Tapi, kali ini saya akui ada satu-dua pemain yang mengabaikan instruksi dari saya,” tegasnya.