Milo Beber Penyebab Arema Gagal Balas Dua Gol Persela

Milo Beber Penyebab Arema Gagal Balas Dua Gol Persela
Hamka Hamzah (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija membeberkan penyebab Arema gagal balas dua gol Persela Lamongan pada pekan ke-19 Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019) malam. Pelatih yang akrab disapa Milo itu menilai hal tersebut yang mengakibatkan timnya kalah 0-2 di Stadion Surajaya Lamongan.

Menurutnya, anak asuhnya tak punya peluang di awal babak pertama. Gawang mereka malah kebobolan lebih dahulu di menit 19 lewat Kei Hirose yang mengirimkan umpan tarik yang dimaksimalkan Sugeng Efendi menjadi gol.

Setelah gol itu, Milo menyebut timnya sudah berupaya sekuat tenaga untuk membalas gol yang membuat Persela unggul 1-0. Namun, apa daya tak ada peluang tercipta hingga babak pertama berakhir.

“Seperti yang saya bilang sebelumnya, Persela memberikan perlawanan yang sengit. Ini menjadi pertandingan yang ketat. Tak mudah, apalagi kami minim peluang di babak pertama,” kata Milo dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Tak Bisa Berkreasi

Milo menilai pertahanan Persela sangat bagus pada pertandingan ini. Menurutnya, timnya kesulitan menciptakan peluang lantaran pemainnya tak bisa berkreasi dengan leluasa akibat tekanan dari pemain lawan.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Arema malah kebobolan lagi di awal babak kedua. Memanfaatkan blunder barisan pertahanan Arema di menit 47, Hirose kembali menyodorkan bola, yang kali ini diakhiri tendangan keras Rafinha yang membuat skor menjadi 2-0.

“Kami mencoba mendominasi permainan, tapi pemain Persela berulang kali menggagalkan upaya kami. Apalagi kami tak bisa berkreasi lantaran pemain Persela menutup ruang gerak kami,” imbuh pelatih 55 tahun itu.

Sudah Melakukan Semua Cara

Milo menegaskan timnya sudah melakukan semua cara, meski Arema gagal balas dua gol Persela. Bahkan, stopper senior Hamka Hamzah sampai disuruhnya menjadi striker untuk mempertajam serangan juga gagal.

“Kami sudah berusaha keras, melakukan semua cara untuk mencetak gol, tapi kami gagal membalas dua gol Persela. Memang ada dua peluang lewat bola mati, tapi masih mampu digagalkan pemain Persela,” pungkas mantan pelatih Madura United tersebut.