Moncernya Dedik Setiawan Tak Bikin Pelatih Arema Khawatir Ketika Kehilangan Abel Camara

Pelatih Arema, Javier Roca harus kehilangan penyerang asingnya, Abel Camara untuk 2-3 pertandingan sejak Liga 1 2022-2023 digulirkan kembali. Namun, moncernya Dedik Setiawan sebagai penyerang lokal tak membuatnya khawatir.

Setidaknya, Dedik sudah membuktikan di laga terakhir melawan Persis Solo di Pekan 13 (11/12/2022). Dua gol diborong penyerang asli Dampit, Kabupaten Malang itu untuk membawa skuad Singo Edan menang 2-1.

Roca menegaskan ogah memberikan pujian berlebihan kepada Dedik atas performa yang meningkat itu. Namun, pelatih asal Chile itu sudah sepatutnya merasa beruntung ketika Arema tampil tanpa Abel, Dedik masih bisa unjuk gigi.

“Secara pertahanan, kita semakn lama semakin baik. Sementara di depan, kapan pun ada kesempatan, Dedik akan selalu memaksimalkannya,” kata Roca.

Moncernya Dedik Setiawan Didukung Kerja Sama Tim

Roca menilai, moncernya Dedik Setiawan bagi lini depan Arema juga tak lepas dari kerja sama tim yang dibangun anak asuhnya. Kerja sama tim itu setidaknya sudah ditunjukkan dalam proses terciptanya gol Arema.

Pada proses gol kedua Arema ke gawang Persis oleh Dedik, tampak ada sebuah kerja sama apik antara tiga pemainnya dalam skema serangan balik cepat. Bola dari kaki Tito Hamzah diberikan kepada Irsyad Maulana yang diteruskan kepada Dedik sebelum bola dimasukkan ke gawang Persis.

“Kuncinya adalah kerja sama tim. Ini kerja satu grup, dengan kebersamaan, kesabaran di saat lawan pegang bola, kesabaran juga saat kita pegang bola. Jadi, itu menjadikan kita lebih konsisten,” pungkasnya.