Muhammad Rahmat Beber Kesulitan Bali United Membongkar Pertahanan Arema

Muhammad Rahmat beber kesulitan Bali United membongkar pertahanan Arema dalam laga Liga 1 2021-2022 Pekan 15, Minggu (5/12/2021) malam. Penyerang sayap Bali United itu harus menerima kenyataan laga berakhir imbang 0-0.

Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, baik Bali United maupun Arema sudah berupaya mencetak gol. Namun, sejumlah peluang yang tercipta terbuang sia-sia begitu saja.

Rahmat sendiri dimasukkan pelatih Stafano Cugurra pada babak kedua menggantikan Stefano Lilipaly. Serangan Bali United menjadi lebih berkembang, terutama di babak kedua setelah masuknya eks pemain PSM Makassar tersebut.

“Kita tahu bahwa pertahanan Arema itu conpact defense-nya bagus, diisi pemain-pemain berpengalaman. Jadi, mereka koordinasi pertahanannya bagus. Itu yang membuat kami kesulitan membongkar pertahanan mereka,” kata Rahmat dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Gagal Membongkar Pertahanan Arema, Syukuri Satu Poin

Kegagalan Muhammad Rahmat membongkar kokohnya pertahanan Arema membuat Bali United cuma menuai tambahan satu poin. Namun, pemain 33 tahun itu tetap mensyukuri hasil tersebut.

Menurutnya, Bali United dan Arema sama-sama tim besar, sehingga tak heran tensi pertandingan meninggi. Bahkan, rekannya, Hariono harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah dihadiahi kartu merah oleh wasit.

“Sebagai pemain saya bersyukur, meskipun hasilnya seri. Saya menganggap pertandingan ini sudah selesai, dan kami akan fokus pada pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.