Muhammad Tegar dapat Saran dari Pelatih Kiper Arema

Muhammad Tegar dapat Saran dari Pelatih Kiper Arema
Muhammad Tegar dan Felipe Americo (C) DANI KRISTIAN

Muhammad Tegar dapat saran dari Pelatih Kiper Arema, Felipe Americo. Kiper Akademi Arema yang selama sebulan lebih sudah mengikuti sesi latihan tim senior ini diminta untuk terus belajar.

Sebelumnya, Tegar bermain di Elite Pro Academy 2019 bersama skuad Arema U-18. Sejak cederanya Utam Rusdiyana di awal bergulirnya Liga 1 2020 lalu, kiper asal Kediri itu diperbantukan dalam sesi latihan Arema.

Felipe mengambil Tegar dari Akademi Arema U-18 dengan pertimbangan sebagai kiper muda yang punya potensi bagus. Namun diakuinya, ketika pertama kali bergabung, kiper yang disebut-sebut memiliki wajah mirip Kurnia Meiga saat muda itu masih lemah dalam sejumlah aspek teknik.

“Tegar saya ambil dari Akademi Arema, karena waktu itu ada masalah di posisi kiper tim senior Arema. Saya bawa dia untuk kerja bersama kita. Dia mulai latihan untuk aspek teknik yang sedikit di bawah. Misal, belum tahu ambil posisi yang baik, teknik tangkap bola, scope, jatuh, dan sebagainya,” kata Felipe.

Muhammad Tegar dapat Progres Positif

Felipe Americo menilai Muhammad Tegar memiliki progres yang bagus sejak pertama gabung latihan tim senior hingga kini. Setidaknya, sekarang ini sejumlah aspek teknik yang diberikan pelatih kiper asal Brasil itu sudah dikuasainya.

Tegar pun dapat banyak masukan dari kiper-kiper Arema lainnya. Teguh Amiruddin, Utam Rusdiyana, Andryas Francisco, bahkan Kartika Ajie yang sedang cedera lutut kerap memberinya masukan dalam sesi latihan.

“Dalam latihan, saya jelaskan soal aspek teknik, posisi, cross, diagonal, tendangan gawang, dan sebagainya. Saya tidak sendiri, karena kiper lain juga membantu. Sekarang dia levelnya lebih tinggi, tapi dia masih muda,” imbuhnya.

Muhammad Tegar Harus Lebih Banyak Belajar

Felipe Americo menyebut Muhammad Tegar harus lebih banyak belajar agar bisa tampil di level tertinggi sepak bola Indonesia kelak. Pelatih 38 tahun itu siap membantu terus demi perkembangan masa depan si kiper.

“Tegar harus terus belajar, kita akan bantu dia terus. Dia kiper untuk masa depan, dia bisa melakukan lebih nanti. Untuk saat ini, dia belum siap main di Liga 1, tapi dia harus bermain, bukan cuma latihan saja. Kami punya pemikiran agar dia bisa tetap ikut latihan tim senior, tapi tampil di kompetisi kelompok umur,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.