Musim Ini Arema Pakai Tiga Agen Pemain Lokal

Nilai Subsidi PT LIB yang Ideal Versi Arema
Ruddy Widodo (C) DANI KRISTIAN

Dalam merekrut pemain anyar untuk musim 2020, khususnya pemain lokal, manajemen Arema menggunakan jasa agen pemain. Saat ini saja, mereka sudah menjalin kerja sama dengan tiga agen pemain lokal.

Sebelumnya, Arema terkenal kerap menggunakan jasa agen pemain Munial Sport Group (MSG) milik Muly Munial. Agen ini yang berjasa mendatangkan dua pemain muda berbakat, Bagas Adi dan Hanif Sjahbandi ke Arema pada musim 2017 lalu.

General Manager Arema, Ruddy Widodo mencoba merintis kerja sama dengan dua agen pemain dalam negeri dalam merekrut pemain untuk musim 2020. Mereka adalah Arif Anwar dan Dias.

“Musim ini Arema tidak hanya memakai pemain dari Muly saja, melainkan dua agensi pemain lokal lainnya, yaitu Anwar dan Dias. Kami mendatangkan sejumlah pemain dari kedua agen tersebut,” ungkap Ruddy.

Keuntungan Klub Memakai Agen Pemain Lokal

Ruddy Widodo menyebut, beberapa musim terakhir banyak pemain lokal yang mulai sadar bergabung dalam agensi pemain yang menaungi mereka. Manajer asal Madiun ini menilai hal itu menguntungkan klub, termasuk Arema.

Di sisi lain, klub yang terbiasa bernegoisasi langsung dengan si pemain, saat ini harus membiasakan diri membicarakan kontrak dengan agennya. Bisa jadi, hal inilah yang membuat nilai kontrak si pemain menjadi lebih mahal daripada pemain yang tidak ‘dipelihara’ oleh agennya.

“Kalau keuntungannya untuk klub, kami sebagai manajer tidak perlu repot-repot ke sana kemari mencari pemain satu-persatu. Pasti ada penawaran pemain lokal dari agen-agen tersebut,” tandas manajer berkaca mata ini.