Nasib Para Asisten Pelatih Arema Masih Digantung

Liga 1 2021-2022 Belum Juga Kick off, Arema Ingin Datangkan Pelatih Fisik
Siswantoro (C) LUXY WEAREMANIA

Nasib para asisten pelatih Arema masih digantung untuk Liga 1 2022-2023. Enam pelatih tersebut hingga saat ini masih belum diputuskan dikontrak lagi atau tidak.

Musim lalu, pelatih kepala Arema, Eduardo Almeida didampingi tiga asisten pelatih, dua pelatih kiper, dan satu video analist. Para asisten pelatih itu di antaranya Kuncoro, Singgih Pitono, Siswantoro, ditambah Felipe Americo dan Jarot Supriyadi sebagai pelatih kiper, dan FX Yanuar si penganalisa video.

Media Officer Arema, Sudarmaji tak memungkiri jika keenam pelatih itu masih belum diperpanjang durasi kontraknya. Menurutnya, status kontrak mereka masih belum diputuskan.

“Kami masih menunggu regulasi untuk asisten pelatih. Apakah masih merujuk pada regulasi lama atau ada regulasi baru? Apakah nanti harus lisensi B, lisensi A, atau jangan-jangan lisensi A Pro untuk mengakomodir pelatih lokal yang punya lisensi A Pro. Kami berjaga-jaga siapa tahu ada perubahan,” kata Sudarmaji.

Nasib Para Asisten Pelatih Arema Digantung Sebagai Antisipasi

Sudarmaji menambahkan, para asisten pelatih itu dikontrak lagi atau tidak tergantung regulasi yang dikeluarkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru nantinya. Sementara nasib mereka digantung demi langkah antisipasi.

Situasi ini sama halnya dengan jumlah total maksimal pemain yang bisa didaftarkan. Jika musim lalu maksimal 35 pemain karena butuh banyak rotasi saat pandemi, untuk musim depan Arema memprediksi jumlah itu akan berubah menjadi maksimal 30 pemain saja.

“Kami juga mengantisipasi soal regulasi terkait linsensi asisten pelatih ini. Selain menunggu kami juga berdiskusi dengan federasi, seperti apa nantinya,” imbuhnya.

Jangan Sampai Pengalaman Musim Lalu Terulang

Arema mengambil langkah menunggu lantaran pengalaman musim lalu regulasi turun setelah mereka mengikat kontrak para asisten pelatih. Alih-alih mengganti, di tengah jalan Arema harus memasukkan nama FX Yanuar dan Jarot Supriyadi untuk memenuhi regulasi tersebut.

“Termasuk untuk pelatih fisik yang baru ini. Musim lalu minimal lisensinya C AFC atau yang setara. Tapi kali ini kami mengontrak pelatih fisik dengan lisensi yang lebih tinggi, yakni UEFA B (setara AFC B) agar tidak ada hal-hal merugikan,” tegasnya.

Sementara ini, jajaran kepelatihan Arema baru pelatih kepala Eduardo Almeida yang sudah diperpanjang durasi kontraknya. BACA: Eduardo Almeida dapat perpanjangan kontrak berdurasi panjang lebih dari semusim.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.