Nur Diansyah Bakal Tunjukkan Kemampuan di Hadapan Aremania

Nur Diansyah Bakal Tunjukkan Kemampuan di Hadapan Aremania
Nur Diansyah

Nur Diansyah percaya diri menghadapi persaingan di sektor bek tengah yang ditempatinya di Arema. Pemain yang didatangkan dari Borneo FC ini bakal menunjukkan kemampuannya di hadapan Aremania.

Musim lalu, pemain yang akrab disapa Nur ini bermain dalam 18 pertandingan di Liga 1 2019 bersama Borneo FC. Sebelumnya, pemain kelahiran Jombang, 18 Desember 1998 itu memperkuat Borneo U-20 di kompetisi Elite Pro dan Persika Karawang di Liga 2 2018.

Datang ke tim sebesar Arema, Nur mengaku sama sekali tak minder. Keberadaan Mario Gomez di Arema, pelatih yang mengangkat namanya di Borneo FC membuat Dian optimis dapat lebih berkembang.

“Saya pikir ekspektasi Aremania bukanlah tekanan, tapi menjadi motivasi. Sebab, saya ingin menampilkan kemampuan terbaik di hadapan pendukung Arema,” ungkap Nur.

Pilih Arema karena Orang Tua

Selain faktor Mario Gomez, Nur Diansyah ternyata punya alasan lain kenapa menerima pinangan Arema. Pemain 22 tahun itu mempertimbangkan saran-saran dari orang tuanya yang tinggal di Jombang.

Nur diminta langsung oleh Gomez untuk ikut ke Malang. Komunikasi dijalin melalui Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto.

“Sebenarnya ada tawaran dari tim lain, tapi saya condong ke Arema, karena di sini tim besar. Saya pertimbangkan dulu, lalu berkomunikasi dengan orang tua. Rumah saya kan Jombang, kalau di Arema lebih dekat dengan keluarga, ini menjadi pertimbangan saya gabung Arema,” imbuhnya.

Sudah Ada Teman Baik di Arema

Alasan lain Nur Diansyah memutuskan gabung Arema adalah keberadaan seorang teman baik, yang tak lain adalah kiper muda Arema, Andryas Francisco. Kiper yang akrab disapa Ciko itu diketahui sempat dipinjamkan ke Borneo FC pada Piala Presiden 2018 lalu.

“Sebelumnya sudah kenal dengan Ciko, karena sempat satu tim di Borneo FC pada tahun 2018,” pungkasnya.