Pasang Badan untuk Gol Bunuh Diri Dendi Santoso dan Pelanggaran Fabiano Beltrame

Pelatih Arema, Eduardo Almeida pasang badan untuk gol bunuh diri Dendi Santoso dan pelanggaran Fabiano Beltrame yang berujung penalti untuk Bali United. Dalam laga Pekan 31 Liga 1 2021-2022, Selasa (15/3/2022) malam itu Arema kalah 1-2 dari Bali United.

Arema sempat unggul dulu lewat gol penalti Carlos Fortes di menit 32. Setelah itu, giliran gawang Arema yang kebobolan lewat gol bunuh diri Dendi di menit 42 sehingga skor imbang 1-1 mengakhiri babak pertama.

Yang diketahui Almeida, Dendi mencoba untuk memotong bola yang datang dari sisi kiri pertahanan Arema yang dikirimkan Ilija Spasojevic. Bola yang sempat ditepis kiper Adilson Maringa itu lalu membentur kaki Dendi dan meluncur ke arah gawang sendiri.

“Itu situasi yang tidak bisa dihindarinya. Dendi mungkin juga tidak menyangka kalau bola meluncur ke gawang sendiri, dia mencoba memotong bola yang datang. Oke itu gol bunuh diri, tak masalah. Saya tahu dia tak berniat melakukannya. Karena dia ada di posisi itu maka gol bunuh diri terjadi,” kata Almeida.

Pembelaan untuk Pelanggaran Fabiano Beltrame yang Berbuah Penalti

Eduardo Almeida juga buka suara soal penalti yang didapatkan Bali United di menit tambahan waktu babak kedua. Penalti yang berasal dari pelanggaran Fabiano Beltrame itu yang membuat Bali United bisa mencetak gol kemenangan.

Jelang laga berakhir, Fabiano mencoba menghadang pergerakan Irfan Jaya di ujung kotak penalti sebelah kiri pertahanan Arema. Penalti yang dieksekusi Brwa Nouri gagal dihentikan Adilson Maringa.

“Saya yakin Fabiano tidak bermaksud melakukan pelanggaran itu, saya yakin 100 persen. Soal penalti, ya okelah penalti. Itu sudah terjadi. Seperti biasanya saya tidak mau berkomentar banyak soal keputusan wasit,” imbuh pelatih asal Portugal ini.

Puji Penampilan Adilson Maringa

Di luar dua gol yang bersarang ke gawangnya, Eduardo Almeida tetap memberikan acungan jempol untuk kiper Arema, Adilson Maringa. Kiper asli Brasil itu tampil dengan delapan save yang membuat gawang Arema cuma kebobolan dua kali.

“Maringa menampilkan permainan yang bagus, seperti saat melawan tim-tim lainnya. Tapi, bukan cuma dia, semua pemain kami juga tampil fight,” pungkasnya.

Kegagalan Adilson Maringa mencegah gawangnya kebobolan dua gol membuat Arema menderita kekalahan kelimanya dari Bali United. BACA: Inilah deretan kekalahan yang pernah diderita Arema dari Bali United di segala ajang.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.