Pelatih Anyar Arema Bicara Soal Gaya Malangan, Main Cantik dan Menyerang

Pelatih anyar Arema, Javier Roca bicara soal gaya Malangan, main cantik, dan menyerang. Menurutnya, itu menjadi selera kebanyakan Aremania.

Sebagai mantan pesepak bola di Liga Indonesia yang juga pernah bertanding melawan Arema, sedikit-banyak Roca mengetahui seperti apa gaya Malangan. Kerasnya permainan Arema kala itu masih dirasakannya.

Saat mengambil pekerjaan sebagai pelatih kepala Arema ini, Roca tahu apa konsekuensi untuknya. Pelatih asal Chile itu menyadari tuntutan untuk mengembalikan gaya Malangan itu.

“Berdasarkan pengalaman saya sebagai pemain, ketika kita mau lawan Arema, dua-tiga hari sebelum pertandingan pasti tim saya merasakan gemetar. Aduh, ini pasti kita akan dibantai, mereka pasti main dengan semangat, keras, kita sulit dapat bola, susah menyerang. Itu yang saya rasakan dulu,” kata Roca.

Gaya Malangan, Main Cantik dan Menyerang Tak Dirasakan

Namun, gaya main semacam itu menurut Javier Roca tak terlihat di era kepelatihan Eduardo Almeida. Hal itu sudah dibuktikan sendiri oleh Roca saat masih melatih Persik Kediri.

Persik sempat bertemu dengan Arema dua kali di masa pramusim. Pertama, Persik kalah 0-1 lewat penalti di babak penyisihan grup Piala Presiden 2022 lalu, lalu bertemu lagi di Trofeo Nusantara bersama Ronaldinho yang berakhir 0-0.

“Ketika manajemen kasih tugas mengembalikan gaya Malangan, saya bilang itu keinginan saya juga. Sebab, saat kemarin saya masih di Kediri, waktu lawan Arema, saya kok seperti tidak melihatnya. Biasanya lawan Arema itu tidak bisa dengan gampang lewat setengah lapangan,” imbuhnya.

Main Cantik Adalah Selera

Soal main cantik, Javier Roca seolah sependapat dengan Eduardo Almeida yang tak terlalu menitikberatkan hal tersebut. Menurutnya, permainan cantik itu hanya soal selera suporter yang menonton.

“Setelah main dengan gaya Malangan, lalu main cantik. Tapi selera orang beda-beda. Ada yang bilang defending itu enak ditonton, ada yang bilang ofensif. Kalau selera Malang saya pikir suka sepak bola menyerang,” sambungnya.

“Tapi belum tentu juga kita bisa bikin banyak gol, semuanya itu butuh keseimbangan. Semoga dengan apa yang kita pikrkan, kerjakan, dan doakan, itu bisa terjadi.”

Javier Roca juga ogah bicara lebih jauh soal target juara Arema. BACA: Menurut Javier Roca terlalu dini jika membicarakan soal juara itu saat ini.