Pelatih Arema Mau Tambah Pemain di Bursa Transfer Pemain Paruh Musim, Tapi…

Javier Roca sebagai pelatih Arema mau tambah pemain di bursa tranfer pemain paruh musim Liga 1 2022-2023. Namun, untuk putaran kedua nanti, pelatih asal Chile itu ogah mencoret pemain lama.

Sebelumnya, Manager Tim Arema, Wiebie Andriyas mengisyaratkan tak akan melakukan pencoretan pemain untuk putaran kedua nanti. Sebab, pihaknya menghormati kontrak yang sudah disepakati sejak awal musim.

Menurutnya, sebagai seorang pelatih, tidak seharusnya gonta-ganti pemain setiap saat. Sebab, dalam kata coach atau pelatih, ada tugas penting di mana tak sekadar melatih.

“Kalau memang mau tambah pemain, ayo kita tambah pemain. Tapi, kalau soal mencoret pemain, saya kurang setuju. Kalau seorang pelatih setiap saat ganti pemain, lalu apa kerjanya pelatih itu? Pelatih itu selain melatih, juga harus memperbaiki, dan membuat pemain bisa tampil maksimal,” kata Roca.

Pelatih Arema Mau Tambah Pemain, Tapi Siap Memaksimalkan Pemain yang Ada

Javier Roca berjanji bakal memaksimalkan performa pemain yang ada, ketimbang mencoretnya. Pelatih berusia 45 tahun itu siap melakukannya meski mereka bukanlah pemain pilihannya sendiri.

“Pemain-pemain itu bukan pilihan saya, karena saya datang sebagai pelatih pengganti, tapi saya punya tanggung jawab. Dalam kata ‘coach’ itu bagi saya ada tugas untuk memperbaiki pemain yang sudah ada, sesuai dalam kontrak saya, itu tugas saya,” imbuhnya.

“Enak sekali kalau saya tiba-tiba bilang, coret pemain ini, coret pemain itu, cari yang bagus. Lalu, kerja saya apa dong?”

Performa Pemain Kurang Maksimal Tanggung Jawab Pelatih

Javier Roca menegaskan, jika ada pemain Arema yang performanya kurang maksimal, itu tanggung jawabnya sebagai pelatih, sehingga ogah melakukan pencoretan pemain. Menurutnya, pasti ada yang setuju dan tidak setuju dengan keputusannya ini.

“Mungkin ada yang setuju, ada juga yang tidak. Tapi paling tidak, tugas saya di sini membuat semua pemain ada di peak performa saat masuk lapangan,” pungkasnya.