Pelatih Arema Tak Terburu-buru Mencari Rekrutan Terakhir

Pelatih Arema Tak Terburu-buru Mencari Rekrutan Terakhir
Charis dan Gomez (C) DANI KRISTIAN

Tim pelatih Arema tak terburu-buru mencari rekrutan terakhir. Saat ini, mereka masih mengincar satu stopper lokal untuk memperkuat tim di Liga 1 2020.

Rencananya, tim pelatih Arema bakal memaksimalkan pencarian pemain sebelum pendaftaran pemain Liga 1 2020 ditutup pada 10 Maret mendatang. Hanya saja, satu stopper tambahan ini sifatnya tidak wajib, sehingga tak masalah jika tidak mendapatkannya.

Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto sudah punya kriteria stopper yang dicari. Stopper yang dicari itu harus punya postur tinggi, kuat berduel, kokoh dalam bertahan.

“Kami tidak terburu-buru mencari satu pemain tambahan ini. Dia akan menjadi opsi kedua atau ketiga. Kalau mendapatkannya syukur, kalau tidak juga tidak masalah. Apalagi, kami juga punya pemain lain yang bisa dipasang di posisi stopper, seperti Hanif Sjahbandi,” kata Charis.

Pelatih Arema Tak Masalahkan Waktu Adaptasinya

Kalaupun nantinya mendapatkan satu stopper tambahan, Charis Yulianto menjelaskan tim pelatih Arema tak mempermasalahkan waktu adaptasi si pemain. Menurutnya, proses adaptasi bisa dilakukan seiring berjalannya waktu.

Meski disiapkan untuk opsi kedua atau ketiga, Charis berharap si pemain dapat bersaing dengan penggawa Singo Edan lainnya. Di posisi stopper, saat ini sudah ada nama Bagas Adi, Nur Diansyah, dan Matias Malvino.

“Semua tergantung si pemain sendiri, kami harapkan semua pemain Arema berkompetisi dalam sesi latihan. Kami tidak pandang nama, kalau mau menunjukkan kemampuan dan kualitas, tentu akan bermain,” tegasnya.