Pemulihan Cedera Aji Saka Memasuki Fase 2

Program pemulihan cedera Aji Saka memasuki fase 2. Bek muda Arema itu harus menunda mimpinya bermain di Liga 1 2021-2022 lantaran harus memulihkan cedera lututnya.

Saka menderita cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada sesi latihan perdana Arema, Mei 2021 lalu. Saat para penggawa Singo Edan berlaga di Liga 1 2021-2022 Seri 1, Saka menjalani program pemulihan cederanya.

Fisioterapis Arema, Reta Arroyan menyebut, proses pemulihan cedera Saka butuh waktu tujuh sampai sembilan bulan. Artinya, setidaknya hingga pemulihan itu berlangsung hingga Februari 2022.

“Dia cedera ACL, estimasi penyembuhannya untuk bisa main lagi butuh waktu tujuh sampai sembilan bulan. Saat ini pemulihannya sudah masuk fase 2, latihan ringan saja, ditekankan pada latihan fungsional,” kata Reta.

Fokus Program Pemulihan Cedera Aji Saka

Reta Arroyan menambahkan, fokus program pemulihan cedera Aji Saka pada fase kedua ini ada beberapa hal. Namun, yang utama adalah diprioritaskan bagaimana mengurangi rasa nyerinya dulu.

Pemain asli Wajak, Kabupaten Malang itu kedapatan salah tumpuan ketika hendak merebut bola dari kaki pemain Arema lainnya dalam sebuah sesi game. Lutuh kaki kirinya terkilir dan sempat mengalami dislokasi.

“Sekarang bagaimana mengurangi nyeri dan bengkaknya dulu, lalu mengembalikan fungsional kakinya, mengembalikan gerak, pola jalan, dan pengembalian otot agar tidak mengecil,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.