Pengelola Stadion Kanjuruhan Sudah Siapkan Protokol Kesehatan

Pengelola Stadion Kanjuruhan Sudah Siapkan Protokol Kesehatan

Pengelola Stadion Kanjuruhan siap menyambut kelanjutan Liga 1 2020 yang rencananya digelar September mendatang. Mereka bahkan sudah berusaha memenuhi protokol kesehatan untuk menggelar laga kandang Arema nanti.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Stadion Kanjuruhan, Aprija Wirawan mengatakan pihaknya sudah berancang-ancang untuk kembali menggelar laga kandang Arema di Liga 1 2020. Penerapan protokol kesehatan juga sudah digalakkan di area kandang Singo Edan tersebut.

Pria yang akrab disapa Wawan itu menyebut, di area stadion sudah disediakan tempat mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, alat penyemprot cairan disinfektan juga sudah disiagakan di lokasi gerbang pintu masuk stadion.

“Kami sudah menyiapkan standar pemenuhan protokol kesehatan di area Stadion Kanjuruhan. Selain tempat cuci tangan dan penyemport disinfektan, kami juga mewajibkan pengunjung stadion mengenakan masker. Di tribune stadion juga akan kami berikan tanda berjarak satu meter jika memang nanti laga digelar dengan penonton,” kata Wawan kepada WEAREMANIA.

Pengelola Stadion Kanjuruhan Berkoordinasi dengan Pedagang Kios

Wawan juga menegaskan sudah berkoordinasi dengan para pedagang kios yang ada di sekeliling Stadion Kanjuruhan. Termasuk wacana pembatasan orang yang ada di dalam stadion ketika laga Liga 1 2020 berlangsung, seperti di dalam protokol kesehatan dari PSSI.

Para pedagang juga diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di kios mereka. Selain itu, mereka juga diberikan pengarahan untuk mewajibkan semua pengunjung kios agar mengenakan masker.

“Selain itu, kalau nantinya laga Arema dipastikan tanpa penonton, pasti akan kami kondisikan. Tentu, harus dibatasi jumlah orang yang datang ke kios, mungkin nanti ada tim khusus, match steward misalnya, yang akan mengontrol hal ini,” imbuhnya.

Mulai Menyiapkan Lapangan

Wawan juga menyebut, pihaknya tengah menyiapkan lapangan Stadion Kanjuruhan. Tujuannya tentu agar September sudah bisa dipakai lagi untuk laga kandang Arema.

“Sudah disiapkan soal pemeliharaan lapangan, perawatan rumput, dan pemupukan. Yang biasanya dilakukan tiga kali, sekarang sudah kembali dilaksanakan dua kali. Pastinya stadion ini sudah siap menggelar laga kandang Arema kembali,” tandas pria berkumis itu.