Penyesalan Terbesar Dragan Djukanovic Saat Ditahan Imbang Arema

PSIS Semarang ditahan imbang Arema dengan skor 0-0 di Pekan 20, Senin (17/1/2022) malam. Penyesalan terbesar Dragan Djukanovic sebagai pelatih PSIS diungkapkannya usai pertandingan.

Menurutnya, di babak pertama banyak peluang yang disia-siakan para pemain PSIS. Yang paling membuatnya geregetan tentu peluang pertama dari kaki Septian David Maulana di menit 2 di mana shoting lemahnya yang seakan-akan mengumpan hanya melipir ke sisi kanan gawang Arema.

Lima menit pertama tercatat ada dua peluang emas yang didapatkan PSIS, tetapi terbuang percuma tanpa menjadi gol. Dragan membayangkan salah satu dari peluang itu bisa menjadi gol kemenangan PSIS.

“Kalau peluang di lima menit awal babak pertama itu ada yang bisa menjadi gol, mungkin ceritanya akan berbeda. Skor akhir pasti juga akan berbeda. Di babak kedua juga begitu, kami punya banyak peluang, tapi tak ada gol yang bisa kami buat. Ini yang saya sesalkan,” kata Dragan dalam sesi jumpa pers usai laga.

Penyesalan Terbesar Dragan Djukanovic Gara-gara PSIS Gagal Cetak Gol

Dragan Djukanovic menilai, menghadapi tim sebesar Arema, sebisa mungkin pemain PSIS Semarang harus mencetak gol. Kalau hal itu tak bisa dilakukan, maka kemenangan akan sulit diraih PSIS Semarang.

Pelatih asal Serbia itu menegaskan, jika ingin mengalahkan Arema yang punya kualitas lebih bagus, maka para pemain PSIS harus tampil ngotot. Sayangnya, Dragan menyebut para pemainnya tak punya mental sebagai pemenang.

“Arema adalah salah satu klub terbaik di Indonesia, untuk bisa mengalahkan mereka harus tampil fight, dan mencetak gol. Kami tak bisa melakukannya meski ada banyak peluang. Kalau kami tak bisa mencetak gol ke tim sebagus Arema, jangan bermimpi bisa menang. Padahal target kami tiga poin tiap laga,,” tegasnya.

PSIS Semarang bukannya tak punya peluang saat menghadapi Arema di Pekan 20. BACA: Inilah sederet peluang PSIS Semarang di mulut gawang Arema.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.