Performa Arema Tidak Memburuk, Hanya Saja Hasilnya yang Mengecewakan

Pilih Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, Coach Eduardo Almeida?
Eduardo Almeida (C) LUXY WEAREMANIA

Pelatih Eduardo Almeida menyebut performa Arema tidak memburuk mendekati akhir musim Liga 1 2021-2022. Hanya saja hasilnya yang dinilainya kurang memuaskan.

Banyak yang mengkritik penampilan Arema menurun sejak mengalami kekalahan dari Persebaya Surabaya di Pekan 27 lalu. Sebab, setelah kekalahan itu, Arema cuma menuai dua kali kemenangan, tiga kali kalah, dan sekali imbang.

Almeida menolak jika disebut para penggawa Singo Edan kena mental usai kekalahan 0-1 dari rival mereka tersebut. Menurutnya, Johan Farizi dan kawan-kawan tetap bermain sesuai instruksinya.

“Dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi. Ada tiga hasil yang mungkin didapat, kalau tidak menang, imbang, atau kalah. Permainan kami tidaklah buruk tapi hasil akhirnya saja yang membuat kami dinilai buruk karena kami tidak bisa menang,” kata Almeida.

Performa Arema Tidak Memburuk, karena Tidak Ditentukan Hasil Pertandingan

Eduardo Almeida berkilah, menilai performa tim berbeda dengan hasil yang didapatkan tim. Karenanya, untuk menilai performa Arema di pengujung musim tidak bisa didasarkan pada skor akhir yang diraih.

Terakhir, Arema mampu meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Persikabo 1973. Para penggawa Singo Edan tampak tampil di luar pakem biasanya yang bertahan dan mengandalkan serangan balik.

“Kali ini kita bisa menang, tentu saya tidak melihat penampilan yang buruk. Mungkin lain waktu kita bisa mendapatkan hasil berbeda. Perlu diketahui, menilai penampilan tim tidak fokus berdasarkan pada hasil pertandingan. Ada banyak faktor lain, termasuk apa yang terjadi di pertandingan,” tandasnya.

Beberkan Kunci Kebangkitan Arema

Sebelum mengalahkan Persikabo 1973, Arema tak pernah menang dalam tiga laga beruntun, yakni dua kekalahan dan satu kali imbang. Eduardo Almeida beberkan kunci kebangkitan timnya kali ini.

“Yang paling penting ketika kami kalah adalah lebih kuat, bersama berbenah, memperbaiki masalah, dan kembali menang. Ini tim. Ketika menang, menang, menang, maka ini tim bagus. Ketika kalah, kalah, kalah, yang disebut buruk juga tim. Kami bersama sebagai tim, seperti teman, bahkan keluarga,” tandasnya.

Tiga gol mbois mewarnai kemenangan Arema atas Persikabo 1973. BACA: Inilah momen-momen yang terjadi di laga Persikabo 1973 vs Arema.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.