Pertama Dukung Arema Tanpa Keluarga, Aremanita Kasin Jadi Korban Kanjuruhan Disaster 2

Tak seperti biasanya pagi itu Najwa Zalfa Abdillah pergi ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tanpa didampingi keluarga. Aremanita Kasin itu menjadi salah seorang korban Kanjuruhan Disaster 2.

Kediaman Najwa di Kasin, Klojen, Kota Malang mendapatkan kunjungan dari Manager Arema, Ali Rifki, Selasa (4/10/2022) siang. Kepada Ali, ibu almarhumah, Bilqis mengungkapkan kesedihannya, dan menegaskan putrinya tidak berbuah onar dalam tragedi usai laga Arema vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2022-2023 Pekna 11, Sabtu (1/10/2022) tersebut.

Sang paman, Ayub menceritakan, malam itu menjadi momen kedua bagi Najwa menonton Arema di Stadion Kanjuruhan. Sebelumnya, gadis yang duduk di kelas 3 SMP itu didampingi Ayub nonton laga Arema vs Persija Jakarta.

“Kemarin kebetulan saya tidak bisa menemani karena ada kerjaan di Pulau Bali. Tapi, sebelum berangkat, Najwa sempat meminta izin kepada saya untuk nonton bersama temannya anak Brantas,” kata Ayub.

Jadi Korban Kanjuruhan Disaster 2, Ada Luka Lebam di Punggungnya

Menurut keterangan Irul selaku Ketua RT setempat, pihaknya mendapatkan informasi jika almarhumah meninggal di Klinik Teja Husada, Kepanjen. Ternyata ada luka lebam pada punggung Najwa.

Setelah dikabari sekitar pulul 02.00 dini hari, keluarga pun menuju ke klinik untuk membawa pulang jenazah Najwa. Jenazahnya disucikan pada pagi harinya dan dikebumikan di Pemakaman Umum Kasin, Minggu (2/10/2022).

“Kata tantenya, ketika disucikan, ada sejumlah luka lebam dan memar di tubuh Najwa. Kebetulan almarhumah berkulit putih, jadi luka itu terlihat dengan jelas,” kata Irul.

“Mungkin, ini efek berdesak-desakan atau terjatuh dan terinjak-injak suporter lain di tribune.”