Postur Kurang Ideal Sebagai Bek, Agil Munawar Tak Kurang Akal

Postur Kurang Ideal Sebagai Bek, Agil Munawar Tak Kurang Akal
Agil Munawar (C) DANI KRISTIAN

Postur kurang ideal sebagai bek rupanya tak menjadi masalah bagi Agil Munawar. Bek sayap Arema itu mengaku tak kurang akal dalam menutupi kekurangannya tersebut.

Pada era millenial saat ini postur tinggi menjadi syarat mutlak bagi seorang pemain belakang. Bahkan, tanpa terkecuali bagi bek sayap, pun harus punya postur tinggi agar tak kalah berduel dengan lawan.

Agil berkilah, menang postur tinggi saja tak menjadi jaminan bisa menjadi bek tangguh. Ketika postur ideal sebagai bek, pemain 23 tahun ini menegaskan harus punya keistimewaan lainnya yang hatus ditonjolkan ketika beraksi di lapangan hijau.

“Sekarang kalau tinggi saja tapi kalah sama pemain yang pendek bagaimana? Kalau saya postur pendek, tapi bagaimana caranya saya harus bisa mengakalinya. Mungkin dengan kekuatan dan kecepatan yang saya punya,” kata Agil.

Ngotot Jadi Kunci

Agar tak kalah dari penyerang-penyerang sayap yang lebih tinggi, Agil pun sudah memiliki antisipasi sendiri. Postur kurang ideal sebagai bek menurutnya bisa ditutupi dengan bermain ngotot.

Kengototan itu sering ditampilkan pemain asli Bandung itu saat berduel dengan penyerang lawan yang lebih tinggi. Bahkan, penampilannya itu sempat mengundang pujian dari pelatih Arema, Milomir Seslija.

“Dari duel-duel bola atas saya mungkin agak kesulitan. Tapi kalau mau tampil ngotot, dan tidak mau kalah, mau bola model apa saja InsyaAllah bisa diambil,” imbuh eks pemain PS TNI itu.

Tak Masalah Kanan-Kiri

Dalam beberapa laga yang dijalaninya bersama Arema, Agil kerap berganti-ganti posisi dari bek kanan ke bek kiri. Menurutnya perubahan peran itu tak masalah, dan bukanlah hal baru baginya.

“Waktu di tim PON Jawa Barat dulu saya sempat bek kiri juga, lalu di PS TNI sempat jadi gelandang, tapi pernah jadi bek kiri juga waktu Abduh (Lestaluhu) tidak bisa bermain. Waktu dia bisa bermain lagi, saya dipindah ke posisi bek kanan, saya belajar dari pengalaman,” tandasnya.