Proses Penanganan Kasus Kanjuruhan Disaster 2 Jangan Dipolitisir

Mantan anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Akmal Marhali berpesan, proses penanganan kasus Kanjuruhan Disaster 2 jangan sampai dipolitisir. Maksudnya, apapun proses yang berjalan jangan dipakai sebagai alat untuk kepentingan kelompok tertentu.

Akmal menyebut, saat ini proses penanganan kasus tragedi ini sedang berjalan. Termasuk proses hukum pidananya yang juga masih berlangsung dalam tahap pengembangan penyidikan.

Menurutnya, sebaiknya seluruh pihak tidak menggunakan momen ini sebagai ajang menjelekkan satu sama lain. Apalagi sampai mempolitisir kasus tersebut demi kepentingan di luar hal memajukan sepak bola nasional.

“Jangan sampai hal ini dipolitisir, sehingga penyelesaian kasus ini tidak tuntas hanya untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu. Kita harap, semua pihak bisa menjadikan tragedi Kanjuruhan ke khittahnya, bukan sepak bola yang penuh masalah,” kata Akmal.

Penanganan Kasus Kanjuruhan Disaster 2 Jangan Sampai Mandek

Akmal juga mewanti-wanti agar penanganan kasus Kanjuruhan Disaster 2 ini jangan sampai mandek. Ini hal penting yang harus dikawal bersama hingga benar-benar tuntas.

“Yang terpenting, pengusutan harus kita kawal secara bersama. Jangan sampai mandek, sehingga penyelesaiannya tidak cepat dan berlarut-larut,” imbuh Ketua Save Our Soccer (SOS) itu.

“Kalau berlarut-larut tentu akan merugikan banyak pihak. Saya pikir, nama pemerintah dipertaruhkan pada penuntasan kasus ini.”