Rindu Indonesia, Divaldo Alves Melamar ke Arema

Rindu Indonesia, Divaldo Alves Melamar ke Arema
Divaldo Alves (C) ALCETRON

Mantan pelatih Persebaya 1927, Divaldo Alves melamar ke Arema untuk menjadi pelatih kepala di Liga 1 2021. Pelatih berpaspor Portugal itu mengaku rindu dan ingin kembali berkarier di Indonesia.

Divaldo mengaku tertarik melatih Arema setelah mendengar melalui media sosial jika klub ini sedang mencari pelatih kepala. Pelatih kelahiran Angola, 12 Agustus 1978 itu terakhir melatih klub Kenya, Sofapaka FC di musim 2019-2010 lalu sebelum pulang ke Lisbon, Portugal.

Selain di Indonesia, Divaldo juga punya pengalaman dua musim di klub ASEAN lainnya, yakni Malaysia. Divaldo pernah melatih Negeri Sembilan FA (2012-2013) dan direktur teknik di Perak FA (2013-2014).

“Saya rindu Indonesia, saya ingin kembali ke Indonesia, karena saya suka Indonesia, saya suka sepak bola Indonesia. Saya pelatih profesional yang sedang tidak punya klub, saya ingin melatih Arema musim ini,” kata Divaldo kepada WEAREMANIA.

Divaldo Alves Melamar ke Arema, Tawarkan Kelebihannya

Divaldo Alves menawarkan diri sebagai pelatih kepala Arema dengan sejumlah kelebihan. Selain sudah lama di Indonesia, pelatih berusia 42 tahun itu juga sudah lancar berbahasa Indonesia.

Sebagai pelatih, Divaldo juga sudah kenyang pengalaman melatih klub Indonesia sejak jadi asisten pelatih PSMS Medan di musim 2008-2009. Sebelum ke Persebaya IPL (2011-2012), Divaldo pernah melatih Persijap Jepara (2009-2010), dan Minangkabau FC (2010-2011).

“Saya cocok dengan sepak bola Indonesia, saya juga sudah bisa berbahasa Indonesia. Saya merasa musim ini bisa membawa Arema berada di posisi atas,”,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Sudah Terbiasa dengan Tekanan Suporter

Divaldo Alves tak gentar dengan tekanan Aremania yang biasa mewarnai perjalanan tim sepanjang musim. Tekanan suporter sudah biasa dan wajar baginya.

“Saya sudah biasa dengan tekanan suporter. Saya suka masuk klub yang ada tekanan suporter. Kalau tidak ada tekanan menurut saya tidak bagus, misal tidak menang tidak apa-apa. Dengan tekanan, kami bisa kerja dengan kualitas, dan kemauan untuk juara,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.