Ruddy Widodo Lelah dengan Isu Dualisme Arema

Ruddy Widodo Lelah dengan Isu Dualisme Arema
Ruddy Widodo (C) AKAIBARA

Ruddy Widodo merasa lelah mendengar adanya isu dualisme Arema. General Manager Arema itu sebenarnya sudah tak ingin menanggapinya lagi.

Manajer berkaca mata itu sependapat dengan CEO Arema, Ir. R. Agoes Soerjanto yang sebelumnya menyebut masalah dualisme ini jangan sampai membuat kegaduhan baru. Ruddy pun sependapat jika masalh ini tak perlu dibesar-besarkan lagi.

Sekadar catatan, dualisme Arema terjadi sejak musim 2011-2012 lalu. Pangkalnya bermula ketika mendiang Lucky Acub Zaenal membawa Arema ke ranah kompetisi breakaway Liga Primer Indonesia (LPI), sementara di kompetisi resmi yang diakui PSSI, Indonesia Super League (ISL) masih ada nama Arema yang berlaga.

“Saya sebenarnya sudah lelah menanggapi isu-isu dualisme seperti ini. Sikap saya sama seperti apa yang dikatakan CEO Arema,” kata Ruddy.

Isu Dualisme Arema, Ruddy Widodo Sepakat dengan Aremania

Ruddy Widodo menegaskan sepakat dengan Aremania dari kelompok Make Malang Great Again yang sempat menggelar aksi damai di depan Balai Kota Malang, Senin (16/11/2020) lalu. Menurutnya, hak siapa saja untuk mencari tahu keberadaan organ dalam Yayasan Arema.

Namun, menurutnya tak perlu waktu hingga satu pekan untuk mencari tahu eksistensi Yayasan Arema, seperti yang dijanjikan Wali Kota Malang, Sutiaji di hadapan Aremania yang hadir. Menurutnya, satu hari pun sudah cukup.

“Sekarang kan zaman sudah modern. Informasi itu bisa dilihat di laman Depkumham. Lihatlah ada atau tidak Yayasan Arema yang dimaksud,” imbuhnya.

Tak Ada Klub Liga 1 yang Dinaungi Yayasan

Ruddy Widodo menyebut, klub-klub Liga 1 saat ini semuanya sudah dinaungi oleh PT. Aturannya juga demikian, klub memang dikelola oleh sebuah perusahaan, bukan lagi yayasan.

“Coba lihat, dalam kurun waktu lima tahun terakhir saja, apa ada klub Liga 1 yang dikelola yayasan? Bali United misalnya. Apa mereka dinaungi oleh sebuah yayasan?” pungkas pria berusia 49 tahun tersebut.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.