Berita Arema

Saat Arema Juara ISL 2009-2010, Jayus Hariono Ternyata Suka Taruhan

Jayus Hariono (C) DANI KRISTIAN

Jayus Hariono menjadi bintang launching jersey ketiga Arema untuk musim 2020, yang mengusung konsep memperingati 10 tahun gelar juara ISL 2009-2010 yang diraih klubnya. Tak disangka, gelandang muda Arema itu ternyata suka taruhan untuk pertandingan Indonesia Super League.

Saat Noh Alam Shah dan kawan-kawan mengangkat trofi juara ISL 2009-2010, Jayus masih berusia 12 tahun. Pemilik jersey bernomor punggung 14 itu mengaku saat itu dirinya masih duduk di bangku SMP kelas 1.

Pemain kelahiran Bogor yang besar di Malang ini kerap menantang teman-teman kampungnya untuk bertaruh kecil-kecilan. Sudah bisa ditebak, Jayus selalu bertaruh memegang Arema, klub yang delapan tahun kemudian dibelanya di lapangan hijau.

“Ketika Arema menjadi juara ISL 2009-2010, saya masih sekolah SMP kelas 1. Tapi, sudah tahu Arema, saya menang terus taruhan pegang Arema, karena saat itu Arema mainnya menangan,” kata Jayus.

Akui Tak Pernah Nonton Langsung ke Stadion

Meski selalu mengikuti hasil pertandingan Arema di ISL 2009-2010, Jayus Hariono mengaku tak pernah nonton langsung ke stadion. Pemain 22 tahun itu memiliki alasan tersendiri.

Jayus memang tinggal tak jauh dari Stadion Kanjuruhan Malang, tempat Arema yang saat itu dilatih oleh Robert Rene Alberts melangsungkan laga kandang. Namun, tak sekalipun eks pemain Persekam Metro FC itu mengingjakkan kaki di sana.

“Saya tidak pernah nonton Arema langsung ke stadion saat itu, karena tidak punya uang. Saat dapat uang dari taruhan, saya pakai untuk taruhan lagi,” imbuhnya.

Berharap Musim Depan Arema Lebih Baik

Menyisakan kontrak hingga akhir 2022, Jayus Hariono dipastikan masih akan bermain di Arema pada musim depan. Melihat prestasi Arem musim ini yang tak lebih baik dari musim lalu, terbersit harapan di hatinya.

“Semoga tahun depan Arema bisa berbenah dan tambah mbois. Semoga lebih baik dari sebelumnya. Semua juga ingin Arema menang terus, tapi tidak tahu bagaimana nanti,” tegasnya.

Exit mobile version