Siasat Finansial Arema Jika Liga 1 2020 Dihentikan

Siasat Finansial Arema Jika Liga 1 2020 Dihentikan
Latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Ruddy Widodo sudah menyiapkan siasat finansial Arema jika Liga 1 2020 dihentikan. Salah satunya, General Manager Arema itu menyertakan pasal khusus dalam kontrak baru yang sudah diteken pelatih dan pemain Arema pada Agustus-September lalu.

Menurutnya, pasal khusus itu menjadi pedoman ketika ada keputusan PSSI menghentikan kompetisi dengan alasan force majeure. Begitu PSSI menghentikan lanjutan Liga 1 2020 seterusnya, pasal itu pun diaktifkan.

Manajer berkaca mata itu menjelaskan pasal khusus tersebut melindungi klub dan juga pemain. Karena sama-sama dilindungi, maka seluruh pemain pun menyetujuinya.

“Ada pasal dalam kontrak baru Arema dengan pelatih dan pemain yang mengatur poin jika nantinya kompetisi tidak bisa digelar karena force majeure. Maka besaran gaji bulan terakhir disesuaika dengan surat keputusan terbaru PSSI,” kata Ruddy.

Siasat Finansial Arema Lainnya

Ruddy Widodo menyebut ada pasal lain dalam kontrak baru yang sudah diteken pelatih dan pemain Arema. Poin itu berbicara tentang kewajiban mereka melakukan negosiasi jika lanjutan Liga 1 2020 dihentikan.

Adanya negosiasi ini penting agar pihak klub dan pelatih/pemain sama-sama menemukan jalan tengah ketika kompetisi diakhiri paksa. Jalan tengah itu menjadi solusi yang sama-sama menguntungkan.

“Soal negosiasi juga sudah diatur dalam kontrak baru yang ditandatangani pelatih dan pemain. Jadi, ada atau tidak ada perintah dari PSSI melalui Surat Keputusan nantinya ketika kompetisi dihentikan, kami tetap akan bernegosiasi,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.