Sius Patay Yakin Lolos Seleksi di Arema

Sius Patay Yakin Lolos Seleksi di Arema
Sius Patay di antara Ridwan Tawainella dan Mariando Uropmabin

Sius Patay yakin lolos dalam seleksi pemain yang dijalaninya di Arema. Full back asal Papua itu sudah mengikuti seleksi hari pertama dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (20/2/2020) sore.

Pemain dengan nama asli Selsius Yunisius Musi itu datang menjalani sesi latihan bersama satu pemain berposisi full back lainnya, Revi Agung Wibawa. Mereka melahap menu latihan fisik di bawah arahan pelatih fisik Arema, Marcos Gonzalez, sebelum digembleng teknik umpan silang.

Menurut pengakuannya, beberapa waktu lalu Sius ditawari agennya untuk menjalani trial di Arema. Tanpa pikir panjang, pemain yang sempat memperkuat Persipura Jayapura di musim 2018 itu menyanggupinya.

“Kalau diberi kesempatan dari manajemen Arema untuk membela tim ini, saya akan tunjukkan kemampuan yang saya miliki dalam masa seleksi. Saya tahu Arema tim besar, karenanya saya akan menunjukkan yang terbaik untuk tim ini,” ungkap Sius usai sesi latihan.

Sius Patay Yakin Memikat Hati Tim Pelatih Arema

Sius Patay juga punya keyakinan dapat memikat hati tim pelatih Arema agar menerimanya. Sebab, pemain kelahiran Papuma, 12 September 1995 ini mengaku punya kemampuan yang dibutuhkan oleh pelatih kepala, Mario Gomez.

Seperti pengakuannya, Sius tak hanya bisa bermain di posisi full back kanan yang tengah dicari oleh Gomez. Pemain 24 tahun itu juga fasih menempati posisi sebagai full back kiri.

“Kalau bicara target, saya jauh-jauh datang dari Jayapura, tentu saya percaya bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Sebagai pemain seleksi saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan ini,” imbuhnya.

Adaptasi Terbantu Pemain Indonesia Timur di Arema

Sius Patay tak merasa risau dengan proses adaptasi yang harus dijalaninya di Arema. Sebab, pemain asal Indonesia Timur di Arema, seperti Ridwan Tawainella dan Mariando Uropmabin siap membantunya jika benar-benar menjadi bagian dari skuad Singo Edan.

“Soal adaptasi, tentu seiring waktu berjalan. Keberadaan pemain asal Indonesia Timur di Arema sangat membantu, saya senang,” pungkas pemain yang dibesarkan di tim Persipura junior itu.