Berita Arema

Soal Kericuhan di Menit Akhir Laga Uji Coba Arema

Syaiful Indra (C) DANI KRISTIAN

Ada sedikit kericuhan di menit akhir laga uji coba Arema melawan tim PON Jatim (Jawa Timur) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (10/9/2020) sore. Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto memberikan penjelasannya.

Pada laga tersebut, Arema menang dengan skor 2-0. Dua gol skuad Singo Edan dibuat Ridwan Tawainella di menit 2 dan eksekusi penalti Muhammad Rafli di menit 83.

Jelang akhir laga, sempat terjadi kericuhan di sisi barat lapangan yang melibatkan penyerang muda Arema, Titan Agung dan salah seorang pemain PON Jatim. Para pemain kedua tim sempat bersitegang sebelum akhirnya dapat diredam tim pelatih.

“Permainan keras saya pikir memang menjadi ciri khas tim ini. Banyak pemain muda di tim ini yang tentu masih labil secara emosi,” kata Charis.

Kericuhan di Menit Akhir karena Permainan Keras

Charis Yulianto juga tak memungkiri kericuhan yang terjadi di pengujung 45 menit kedua disebabkan oleh permainan keras yang diterapkan Arema. Namun, yang diinginkannya permainan keras itu tidak berlebihan.

Menurutnya, para penggawa Singo Edan boleh bermain keras, bahkan itu pula yang diinginkan Aremania. Namun, keras yang dimaksud di sini bukan kasar sampai berakibat cedera.

“Saya tidak menyuruh anak-anak bermain dengan gaya stylish atau apa, tentunya sesuai dengan karakter Arema. Keras tapi tetap dalam kontrol, dalam koridor bermain sepak bola. Tidak ada masalah, yang terpenting anak-anak masih bisa terus berkembang,” imbuhnya.

Permainan Keras Arema Masih dalam Batas Kewajaran

Charis Yulianto menilai permainan keras yang diperagakan anak asuhnya masih dalam batas kewajaran. Menurutnya, tidak ada yang perlu dilebih-lebihkan.

“Saya pikir masih dalam batas kewajaran. Saya melihat, masih dalam batas normal. Yang jelas saya mengimbau pemain saya agar jangan main tangan, karena ini main sepak bola pakai kaki. Tentunya tetap harus fairplay,” pungkas pelatih berusia 42 tahun itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Exit mobile version