Soal Rumor Jersey Home Arema di Liga 1 2022-2023 Dipensiunkan, Bos SEA Angkat Bicara

Bos Singo Edan Apparel (SEA), Tjiptadi Purnomo angkat suara soal rumor ersey home Arema di Liga 1 2022-2023 dipensiunkan usai Kanjuruhan Disaster 2. Rumor ini dibantah oleh pria yang juga menjabat sebagai Manager Arema Official Store tersebut.

Rumor itu beredar bermula dari tak dipakainya jersey home Arema yang berwarna biru dalam empat laga terakhir Arema dalam lanjutan kompetisi. Bahkan, dua kali berstatus sebagai tim tuan rumah dalam format bubble to bubble, penggawa Singo Edan mengenakan jersey away putih.

Jersey biru itu terakhir dikenakan Johan Farizi dan kawan-kawan pada laga Pekan 11 ketika kalah di kandang dari Persebaya Surabaya yang berujung Tragedi Kanjuruhan. Ada dugaan jersey itu tak lagi dipakai lantaran untuk meminimalisir rasa trauma pada pemain.

“Jersey biru tidak dipensiunkan, hingga hari ini belum ada bahasan soal itu. Sebab, kompetisi masih berjalan, dan jersey biru itu juga yang kita daftarkan saat awal kompetisi yang harus mendaftarkan tiga jersey,” kata Tjiptadi kepada WEAREMANIA.

Alasan Jersey Home Arema di Liga 1 2022-2023 Tak Dipakai Dalam 2 Laga Home Terakhir

Adi, sapaan akrab Tjiptadi menjelaskan alasannya kenapa dalam dua laga home terakhir Arema memakai jersey putih, bukannya biru. Menurutnya, ini hanyalah masalah teknis semata.

“Ini masalah teknis waktu di teknikal meeting. Mungkin lebih untuk kenyamanan tim dalam segi taktik, agar bisa lebih jelas dalam melihat kawan. Makannya memilih jersey yang agak terang,” imbuhnya.

Pria asal Malang itu juga menegaskan, pemilihan jersey away untuk dipakai di laga home tidak melanggar regulasi Liga 1 2022-2023. Jadi, Arema aman dari sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

“Status tim tuan rumah itu diberi kebebasan untuk memilih jersey yang akan digunakan. Kalau statusnya away, harus mengikuti jersey yang digunakan tim tuan rumah,” tandasnya.