Solusi Arema untuk Laga Away Tanpa Naik Pesawat

Solusi Arema untuk Laga Away Tanpa Naik Pesawat
Dave Mustaine dan Johan Farizi (C) DANI KRISTIAN

General Manager Arema, Ruddy Widodo mengaku tak masalah timnya harus menjalani laga away tanpa naik pesawat dalam lanjutan Liga 1 2020 mendatang. Pihaknya bahkan sudah menyiapkan solusi untuk masalah ini.

Menurutnya, melakoni laga away dengan bus lebih aman dari risiko paparan covid-19 ketimbang naik pesawat. Sebab, para penggawa Singo Edan tidak bertemu dengan orang lain di tempat umum seperti bandara yang tentu berisiko tinggi.

Namun, di sisi lain, laga away dengan perjalanan darat menggunakan bus akan menguras fisik pemain yang akan bertanding. Terlebih, ada jadwal antar pertandingan yang jedanya cuma empat hari yang harus dipikirkan.

“Solusinya, kalau biasanya untuk laga away yang jauh kami berangkat H-2, maka sekarang dimajukan keberangkatan tim pada H-3. Kalau masih di Jawa Timur mungkin H-1 berangkatnya,” kata Ruddy.

Teknis Laga Away Tanpa Naik Pesawat Akan Dirembuk Bersama

Ruddy Widodo menjelaskan, rencana teknis untuk laga away menggunakan bus ini masih akan dirembuk bersama tim. Setidaknya, manajemen klub terbuka menerima masukan dari tim pelatih dan pemain.

Untuk laga away ini Arema punya dua rencananya, yakni memakai bus yang disediakan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau memakai bus dari sponsor, MS Glow for Man. Yang jelas, away ke markas Persita Tangerang bakal menjadi away terjauh Arema kali ini dengan waktu tempuh 10-11 jam.

“Kami akan merembuk hal ini dengan tim, karena mereka yang menjalani, manajemen Arema hanya menuruti mereka. Kalau jalur darat, solusi kami selain berangkat lebih awal adalah langsung pulang setelah tanding. Misalkan main sore, malamnya kami sudah harus bertolak, agar lebih cepat istirahat di Malang,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.