Stadion Kanjuruhan Layak Jadi Venue Laga Liga 1 2020

Stadion Kanjuruhan Layak Jadi Venue Laga Liga 1 2020
Evaluasi Putaran Pertama: Denda untuk Arema Sampai Rp550 Juta (C) DANI KRISTIAN

Perwakilan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi melakukan proses verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (6/2/2020). Kandang Arema itu dinilai layak menjadi venue laga Liga 1 2020.

Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut proses verifikasi dilakukan mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Prosesnya cukup lancar, meski sempat terkendala hujan yang mengguyur kawasan stadion.

Pihak operator melakukan pengecekan lampu stadion, di mana 25 dari total 140 bola lampu kedapatan mati. Sementara, dari hasil pengukuran daya pancar cahaya lampu di stadion milik Pemkab Malang itu adalah 901 lux.

“Standar minimal stadion yang bisa menggelar pertandingan Liga 1 adalah 800 lux, sedangkan standar laga internasionalnya 1200 lux. Yang menjadi kekurangan di stadion ini adalah tingkat persebaran cahaya lampu yang kurang merata. Pengelola stadion disarankan untuk mengganti lampu yang padam dan penataan kembali pemerataan cahaya,” ujar Sudarmaji.

Penambahan Fasilitas Tambahan Stadion Kanjuruhan

Selain menyinggung lampu, Sudarmaji menyebut perwakilan PT LIB juga mengecek fasilitas tambahan Stadion Kanjuruhan. Ada sejumlah saran dari mereka untuk pengelola stadion yang dibangun pada tahun 2005 tersebut.

Ada penambahan ruang mini ICU di sisi selatan yang dikhususkan untuk para suporter. Selama ini, hanya ada satu mini ICU di sebelah utara dekat mushalla VIP, yang kini dikhususkan untuk pemain.

“Secara umum, fasilitas di stadion ini sudah sangat layak untuk menggelar laga Arema di Liga 1. Hanya saja, disarankan untuk disempurnakan lampu. Selain itu, beberapa akses tim menuju ruang ganti juga perlu ditutup untuk memberikan proteksi terhadap tim,” tegasnya.