Sylvano Comvalius Cat Jenggot Warna Biru Kalau Arema Juara

Sylvano Comvalius Cat Jenggot Warna Biru Kalau Arema Juara
Sylvano Comvalius Cat Jenggot Warna Biru Kalau Arema Juara (C) DANI KRISTIAN

Keinginan Sylvano Comvalius membawa Arema juara Liga 1 2019 sangat serius. Bahkan, penyerang asal Belanda itu sudah menyiapkan rencana untuk mengecat jenggotnya dengan warna biru jika target itu terwujud.

Saat laga melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-14 lalu, Comvalius sempat mewarnai jenggotnya yang lebat itu dengan warna emas. Namun, sepekan kemudian saat timnya melawan Barito Putera, eks Bali United itu kembali mengubahnya menjadi hitam.

Comvalius tak punya alasan khusus mengenai perubahan warna jenggotnya tersebut. Hanya saja, pemilik jersey bernomor punggung 99 itu mengaku kurang puas dengan warna emas yang sempat dipakainya.

“Mungkin lain kali saya akan mengecat jenggota saya dengan warna biru jika Arema juara, semua tahu biru adalah warna kebanggaan Arema dan Aremania,” kata Comvalius.

Jangan Puas dengan Pencapaian di Putaran Pertama

Sylvano Comvalius senang timnya saat ini berada di posisi keempat di klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 26 poin. Namun, pemain jangkung itu berpesan agar semua pihak tidak cepat puas dengan pencapaian di akhir putaran pertama.

Menurutnya, Aremania boleh senang dengan pencapaian tim kebanggaannya saat ini. Sebab, musim lalu, skuat Singo Edan hanya finish di posisi keenam di klasemen akhir Liga 1 2018.

“Ketika saya datang, saya punya target untuk memperbaiki posisi Arema, sekarang kami dalam jalur yang benar. Saya pikir peringkat empat ini bagus, tapi bukan waktunya untuk berpuas diri. Semua bisa bangga dengan pencapaian Arema di putaran pertama, tapi tidak cukup, kami ingin yang lebih,” imbuhnya.

Butuh Konsistensi untuk Bisa Juara

Sylvano Comvalius optimistis menatap target juara Liga 1 2019. Hanya saja, menurutnya jika berani menargetkan juara butuh konsistensi, lantaran harus melalui tahapan yang tak mudah.

“Perjalanan ini masih panjang, di putaran kedua masih banyak pertandingan yang harus dimenangkan. Jelas, dibutuhkan konsistensi agar bertahan di papan atas, dan mengintip peluang menjadi juara,” tegas pemain 32 tahun itu.