Sylvano Comvalius Ingin Fokus Laga Lawan Barito Putera

Sylvno Comvalius
Sylvno Comvalius

Sylvano Comvalius ingin fokus laga lawan Barito Putera di pekan ke-15 Liga 1 2019. Penyerang Arema FC itu mengajak semuanya melupakan euforia kemenangan 4-0 atas Persebaya Surabaya pekan lalu.

Menurutnya, semua orang saat ini masih dalam situasi menikmati euforia kemenangan tersebut. Namun, Comvalius menilai fokus pada laga selanjutnya lebih penting dilakukan.

Arema akan menjamu Barito Putera di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (19/8/2019) malam. Praktis, cuma ada waktu selama tiga haris untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut.

“Setelah ini kami harus menghadapi laga berat lagi menghadapi Barito, apalagi ini jaraknya dekat, lupakan kemenangan kemarin, kami harus membumi,” ujar Comvalius.

Ingin Tiga Poin Lagi

Menurut Comvalius, semuanya tentu ingin Arema bisa mendapatkan tiga poin lagi saat menjamu Barito Putera. Namun, menurutnya ini akan menjadi laga yang tak mudah.

Terlebih, pemain asal Belanda itu menilai saat ini kondisi timnya sedang dalam kondisi kelelahan. Seperti diketahui, Arema menjalani jadwal padat yang menguras fisik dan mental di bulan Juli hingga Agustus ini.

“Dari laga ke laga tidak ada waktu untuk bersantai, setelah bermain, kami tidur, terbangun, recoveri, latihan, dan tak terasa besok sudah main lagi. Semua pemain sedang kelelahan, kami punya banyak laga yang berat, tapi melawan Barito kami butuh kemenangan,” imbuhnya.

Lawan Tak Bisa Diremehkan

Comvalius menilai Barito Putera punya kualitas yang harus diwaspadai semua pemain Arema. Karenanya, eks pemain Bali United itu mengajak semuanya untuk tidak meremehkan lawan.

“Melawan Barito, kami tidak bisa berekspektasi mampu menang 4-0 dengan mudah seperti mengalahkan Persebaya (Surabaya) kemarin. Kami harus bekerja keras terlebih dahulu, dan hasilnya akan datang sendiri,” pungkas pemain 32 tahun itu.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.