Teguh Amiruddin Ogah Warisi Nomor Punggung 1 Kurnia Meiga

Teguh Amiruddin Masih Trauma Latihan Perdana
Teguh Amiruddin (C) DANI KRISTIAN

Teguh Amiruddin menegaskan ogah mewarisi nomor punggung 1 milik Kurnia Meiga. Kalau boleh memilih, kiper anyar Arema untuk musim 2020 itu memilih memakai jersey dengan nomor punggung favoritnya sendiri.

Sejak Meiga ‘pensiun dini’ di Arema usai terkena penyakit misterius di pertengahan musim 2017, nomor punggung 1 tak ada yang menggunakannya. Kiper-kiper Arema lebih sering memakai nomor punggung dengan angka besar selama dua musim terakhir.

Pada musim 2018, kiper-kiper Arema, yakni Joko Ribowo memakai nomor punggung 33, Kartika Ajie 96, Utam Rusdiyana 93, Teddy Heri 91, dan Srdan Ostojic 83. Musim lalu, Ajie dan Utam tetap memakai nomor punggung lamanya, sedangkan dua kiper lainnya, Sandi Firmansyah memakai nomor punggung 86, dan Andryas Francisco 31.

“Kalau pun ditawari memakai nomor punggung 1 sebagaimana nomor punggung kiper mungkin saya akan menolaknya. Itu nomor punggung milik Meiga, saya sungkan sama yang punya,” ungkap Teguh kepada WEAREMANIA.

Nomor Punggung 15 Identik dengan Teguh Amiruddin

Teguh Amiruddin selama ini sudah identik dengan nomor punggung 15. Bisa jadi, setelah resmi memperkuat Arema, nomor punggung itu tetap melekat pada jerseynya.

Seperti diketahui, pemilik jersey bernomor punggung 15 di Arema musim lalu, Sunarto, tak akan lagi memperkuat skuad Singo Edan di musim 2020. Penyerang asli Malang itu kontraknya tidak diperpanjang lantaran tak mendapatkan rekomendasi dari pelatih Mario Gomez.

“Mungkin saya akan tetap memakai nomor punggung 15. Itu nomor punggung saya mulai awal karier profesional. Jadi, nomor itu saja, saya sudah terlanjur nyaman,” imbuh mantan pemain PS TIRA-Persikabo itu.

Alasan Lain Menolak Nomor Punggung 1

Teguh Amiruddin ternyata menyimpan alasan lain mengapa menolak memakai nomor punggung 1. Menurutnya, ketimbang ragu-ragu, lebih baik tidak mengenakannya sekalian.

“Saya juga khawatir bakal dihujat netizen di media sosial jika nantinya tidak bisa memenuhi ekspektasi publik terhadap pemain yang mengenakan nomor punggung 1. Makanya, lebih baik saya pakai nomor punggung lain,” tegas kiper 26 tahun itu.