Terinspirasi Era Juara, Arema Sempat Terpikir Tunjuk Pelatih Asal Belanda

Terinspirasi Era Juara, Arema Sempat Terpikir Tunjuk Pelatih Asal Belanda
Robert Alberts (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema sempat terpikir tunjuk pelatih asal Belanda. Pikiran itu terinsipirasi dari era juara Galatama 1992-1993 dan juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010.

Saat juara Galatama, Arema dilatih Gusnul Yakin, yang meneruskan kiprah Muhammad Basri sejak paruh musim. Kebetulan, pelatih asli Malang yang juga sempat keluar-masuk Arema itu mengambil lisensi kepelatihan di Belanda.

Lalu, saat juara ISL, pelatih kepala Arema adalah meneer Belanda asli, yakni Robert Rene Alberts. Tangan dinginnya itulah yang menginspirasi General Manager Arema, Ruddy Widodo.

“Saya sempat kepikiran ambil pelatih Belanda. Jujur saya terinspirasi dari dua gelar juara Arema yang diperoleh atas andil pelatih asal Belanda dan pelatih yang berguru ke Belanda. Saya tersugesti hal itu, siapa tahu Arema berjodoh dengan aroma Belanda,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Arema Sempat Terpikir Tunjuk Pelatih Asal Belanda, Tapi Niat Itu Diurungkan

Niat untuk menunjuk pelatih kepala beraroma Belanda pun akhirnya diurungkan Ruddy Widodo. Manajer berkaca mata itu sudah bulat memutuskan bersama staf pelatih dan direksi klub untuk memakai pelatih dari Amerika Latin.

Saat ini, nama Angel Alfredo Vera yang paling santer dikabarkan merapat ke Arema. Namun, menurutnya peluang pelatih asal Belanda untuk melatih Arema tetap terbuka suatu saat nanti.

“Saya sudah sempat mencari-cari referensi siapa saja pelatih dari Belanda, tanya-tanya kepada teman agen juga. Tapi mungkin jodohnya bukan sekarang. Ya, mungkin suatu saat Arema akan dilatih pelatih dari Belanda lagi,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.