Tersungkur di Makassar, Pelatih Arema: PSM Layak Menang

Tersungkur di Makassar, Pelatih Arema: PSM Layak Menang
Milomir Seslija (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija tak bisa menutupi kekecewaannya usai anak asuhnya tersungkur di Stadion Andi Mattalatta Makassar pada laga tunda pekan kelima Liga 1 2019, Rabu (16/10/2019) malam. Menurut pelatih Arema itu, PSM layak menang dengan skor 6-2.

Pada babak pertama, gawang Arema kebobolan lebih dahulu oleh gol Ferdinan Sinaga dan Rizki Pellu. Dedik Setiawan sempat memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.

Sayang, jelang turun minum, PSM mampu melesakkan gol ketiganya di laga ini lewat tendangan penalti Marc Klok yang tak mampu digagalkan kiper Arema, Kartika Ajie. Penalti diberikan setelah Takafumi Akahoshi tertangkap melakukan handsball di kotak terlarang.

“Saya pikir di babak pertama kami bermain tidak bagus, kami kebobolan tiga gol yang tidak penting. Gol pertama dari corner, kami kalah bola. Gol kedua juga sama. Gol ketiga lewat penalti. Saya pikir PSM layak menang,” ujar pelatih yang akrab disapa Milo itu dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Kehilangan Konsentrasi

Milo menyebut gol-gol yang dilesakkan PSM Makassar ke gawang Arema karena kesalahan pemainnya sendiri. Para penggawa Singo Edan menurutnya terlalu mudah kehilangan konsentrasi.

Terbukti, di babak kedua, gawang Arema kembali kebobolan tiga kali melalui aksi Ferdinan Sinaga, Ezra Walian, dan Wiljan Pluim. Arema hanya mampu membalas lewat gol hiburan Riky Kayame di penghujung babak kedua.

“Setelah kebobolan, kami mencoba membalas mencetak gol. Ada peluang, tapi cuma dua gol yang kami buat. Selamat untuk PSM atas kemenangan ini. Mereka bermain dengan lebih efisien, dan kami sering kehilangan konsentrasi,” tegas pelatih asal Bosnia tersebut.