Tribune Stadion Kanjuruhan yang Baru Akan Dibagi 3 Zona, Semua Single Seat

Tribune Stadion Kanjuruhan yang baru saat direnovasi nanti akan dibagi menjadi tiga zona. Menariknya, semua bagian tribune itu akan dilengkapi dengan tempat duduk single seat.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Prasarana Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Ir. Essy Asiah, MT. Apa yang disampaikannya itu merupakan salah satu materi dalam Sosialisasi Sistem Pengamanan Kompetisi Olahraga yang digelar PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Saat ini, PUPR terus melakukan tahapan evaluasi infrastruktur. Mereka sudah menyelesaikan evaluasi untuk 22 stadion di Indonesia, termasuk Stadion Kanjuruhan pasca terjadinya Kanjuruhan Disaster 2.

Essy menyatakan, dalam hasil evaluasi, hal utama yang perlu diperhatikan adalah adanya pembagian zonasi yang jelas pada area stadion. Harus jelas antara perimeter luar dan perimeter dalam yang difungsikan untuk menyaring penonton yang akan masuk ke dalam kawasan stadion.

“Tribune penonton dipastikan memiliki zonasi kategori penonton VVIP, VIP, dan Reguler. Jenis kursi yang digunakan harus berupa single seat untuk meningkatkan kenyamanan penonton,” kata Essy.

Ditambahkannya, semua stadion harus punya area perimeter, yang diatur sistem. Mulai Zona 1, yakni kawasan area di dalam stadion, Zona 2 kawasan area penyangga atau buffer zone sebagai area penonton bertiket akan masuk di stadion.

“Lalu, Zona 3 sebagai kawasan paling luar area penonton bagi mereka yang telah bertiket dan tidak bertiket, serta masyarakat umum,” imbuhnya.

Tribune Stadion Kanjuruhan Bukan Satu-satunya

Essy menambahkan, fokus PUPR bukan sekadar renovasi Stadion Kanjuruhan saja. Tercatat ada setidaknya ada enam stadion yang tengah dipersiapkan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

“Kedua, stadion yang memiliki risiko tinggi, yakni memiliki jumlah suporter atau penonton terbanyak selama pertandingan Liga 1 dan Liga 2 berlangsung, serta ketiga memiliki kapasitas besar,” tegasnya.