Ulang Tahun, Charis Yulianto Ingin Arema Kembali Disegani

Ulang Tahun, Charis Yulianto Ingin Arema Kembali Disegani
Charis Yulianto (C) DANI KRISTIAN

Charis Yulianto ingin Arema kembali disegani dan berprestasi. Hal ini diungkapkan Asisten Pelatih Arema itu saat usianya genap 42 tahun hari ini (11/7/2020).

Pelatih yang lahir di Blitar, 11 Juli 1978 itu mengaku tak bisa lepas dari Arema, klub yang membesarkannya. Sebab, Charis memulai dan mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesionalnya di skuad Singo Edan.

Awal karier sebagai pemain profesional memang dimulainya di Arema sepulang dari berguru di Italia bersama Timnas Indonesia dalam program PSSI Bareti. Charis pun mengakhirinya di Arema, sebelum akhirnya mengambil lisensi kepelatihan dan kembali ke Malang sebagai asisten pelatih di Liga 1 2020.

“Saya memulai dan mengakhiri sebagai pemain di Arema. Sekarang saya sudah kembali bersama Arema dengan status yang berbeda. Tentunya, mimpi saya ingin bertahan dan membawa Arema kembali disegani tim-tim lawan,” kata Charis kepada WEAREMANIA.

Charis Yulianto Ingin Mengingat Masa Awal Gabung Arema

Charis Yulianto mengingat masa awal gabung Arema sebagai pemain profesional pada usia 19 tahun di musim 1997-1998 hingga 2001. Setelah merantau ke sejumlah tim, seperti PSM Makassar, Persija Jakarta, Persib Bandung, Selangor FA, Sriwijaya FC, dan Persela Lamongan, pada musim 2011-2012, Charis ‘pulang kampung’ ke Arema.

Menurutnya, kariernya di Arema tak lepas dari campur tangan Abah Suroso Mangunsubroto dan mendiang Ali Alfandi sebagai pemilik klub KSI (Kedawung Setia Indonesia), klub internal Persebaya Surabaya. Keduanya sudah dianggapnya sebagai ayah sendiri.

“Merekalah yang selalu mengarahkan saya untuk menjadi orang yang baik dan sukses. Pertama kali masuk Arema pun beliau berdua yang mengarahkan saya. Selepas berguru di Italia selama satu tahun saya sempat kembali berlatih bersama KSI di Surabaya dan tidak berselang lama saya diarahkan bergabung Arema,” imbuhnya.

Harapan Charis Yulianto di Hari Spesialnya

Kembali ke Arema sebagai asisten pelatih menurut Charis Yulianto seperti sebuah mimpi yang terwujud menjadi nyata. Setidaknya, baginya inilah jalan untuk mencapai impian besarnya bersama Arema.

“Harapan saya di hari spesial ini menjadi orang yang lebih baik dari kemarin, selalu membahagiakan keluarga. Harus tetap kuat dan tegar. Saya tidak akan pernah lelah untuk berjuang dan ingin membawa Arema berprestasi,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.