Berita Arema

Wah, Penggawa Arema Disuntik Vaksin Tifoid

Para penggawa Arema disuntik vaksin tifoid, Jumat (8/10/2021) siang. Vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit tifus yang sewaktu-waktu bisa menyerang mereka.

Kondisi kebugaran pemain memang menjadi salah satu perhatian serius manajemen Arema. Vaksinasi tifoid dilakukan di mes pemain Arema dengan menggandeng Rumah Sakit Mardi Waloeja (Mawar) Rampal.

Tenaga kesehatan dikerahkan RS Mawar untuk menjalankan kegiatan vaksinasi tifoid ini dengan menyuntik atu persatu pelatih, pemain, dan offisial Arema. Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut diberlakukannya vaksinasi tifoid ini sebagai bentuk antisipasi.

“Ini merupakan bentuk dari antisipasi terkait kondisi kebugaran pemain. Terlebih dengan intensitas pertandingan ke depan yang cukup padat, maka pemain dirasa membutuhkan antisipasi khusus,” kata Sudarmaji.

Penggawa Arema Disuntik Vaksin Tifoid Demi Memproteksi Performa Tim

Suntikan vaksin tifoid ini diberikan pada penggawa Arema juga bertujuan untuk memproteksi performa tim. Jika pemain sehat tanpa terserang tifus, tentu akan lebih banyak opsi bagi pelatih Eduardo Almeida dalam memilih komposisi pemain.

Pasalnya, dalam beberapa kasus, penyakit tifus memang kerap menjadi kendala tersendiri bagi pemain. Bahkan, kemungkinan yang paling buruk, pemain-pemain yang terkena tifus harus absen dan mendapatkan perawatan khusus.

“Antisipasi ini juga untuk memproteksi peforma tim. Faktor kesehatan saat ini menjadi prioritas utama. Hal itu tentu saja selain penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19, kita juga tidak boleh abai terhadap potensi lain yang mempengaruhi kondisi kesehatan pemain,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Exit mobile version