Wiebie Andriyas Beberkan Alasan Menerima Pinangan Direksi Klub Arema

Wiebie Andriyas beberkan alasan menerima pinangan direksi klub Arema sebagai Manager Tim dalam lanjutan Liga 1 2022-2023. Pria asli Malang itu menggantikan posisi Ali Rifky yang sebelumnya diam-diam sudah mengundurkan diri.

Direksi klub resmi memperkenalkannya sebagai Manager Tim Arema, Senin (5/12/2022) siang di Kandang Singa. Mantan Manager Borneo FC itu ditunjuk atas dasar keputusan rapat direksi klub.

Mantan Manager Borneo FC itu antusias menyambut tugas barunya sebagai manajer tim. Menurutnya, keputusan untuk menerima penunjukan dari direksi klub itu adalah amanah.

“Hari ini saya dipasrahi oleh jajaran direksi klub untuk menjadi Manager Tim Arema. Alhamdulillah saya terima karena saya putra daerah, saya asli Malang, saya ingin berkontribusi di kota kelahiran saya ini, khususnya untuk Arema,” kata Wiebie.

Wiebie Andriyas Beberkan Cerita Sebelum Jadi Manager Tim Arema

Sebelum ditunjuk menjadi Manager Tim Arema, Wiebie menjabat sebagai Direktur Marketing di PSMS Medan yang akan tampil di Liga 2 2022. Namun, panggilan jiwa membuatnya mundur dan menerima tugas baru di Arema.

Awalnya, pria kelahiran Malang, 13 Agustus 1976 itu pulang ke Malang pasca Kanjuruhan Disaster 2 untuk dimintai tolong oleh manajemen Arema. Dari beberapa diskusi yang dilakukan, ujung-ujungnya ada tawaran agar dirinya masuk jajaran manajemen klub.

“Ketika ada tawaran bagaimana kalau saya di Arema, saya tidak langsung mengiyakan, tapi memilih berdiskusi dulu dengan keluarga. Akhirnya saya menerima,” imbuhnya.

“Saya juga sudah berpamitan kepada PSMS Medan. Saya mohon izin, karena di Malang membutuhkan saya, karena saya putra daerah, dan saya pun diizinkan.”