Yang Lebih Menakutkan Buat Arema Ketimbang Ancaman Kosongkan Tribune

Ancaman kosongkan tribune di laga kandang tak membuat manajemen Arema terlalu khawatir. Pasalnya, ternyata ada hal yang lebih menakutkan dari ancaman Aremania tersebut.

Munculnya ancaman untuk vakum neribun sementara di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu mencuat seiring tuntutan #AlmeidaOut yang tak digubris. Tak sedikit Aremania yang sudah menyuarakan pergantian pelatih Eduardo Almeida, terutama usai kalah 0-1 di kandang dari Persija Jakarta pekan lalu.

Media Officer Arema, Sudarmaji memastikan, manajemen klub tidak tutup mata dan telinga atas kritik, saran, dan masukan dari Aremania. Mereka pun terus mengevaluasi kinerja pelatih dan pemain sejauh ini sebelum mengambil keputusan.

“Lebih baik Aremania berani bersuara seperti itu. Justru akan lebih menakutkan ketika suporter diam tak memberikan masukan apa pun. Lantas, punya modal dari mana manajemen untuk memutuskan?” kata Sudarmaji.

Ancaman Kosongkan Tribune Adalah Hal Wajar

Sudarmaji menambahkan, ancaman Aremania yang bakal kosongkan tribune jika tuntutan #AlmeidaOut dicueki adalah hal wajar. Menurutnya itu bagian dari dinamika suporter.

Pihaknya yakin itu merupakan salah satu bentuk kecintaan Aremania terhadap klub kebanggaannya. Ketika mereka diam saja tak bereaksi atas memburuknya performa tim justru itu yang keliru.

“(Ancaman boikot) itu bagian dari ekspektasi Aremania, rasanya lumrah dalam sepak bola saat kalah di kandang. Misalkan bukan Arema, enam kali menang, tapi satu kali kalah di kandang, pasti ada tekanan semacam itu,” tandasnya.