Memori Arema

23 Pemain Asal Papua yang Pernah Memperkuat Arema

Musim ini, di Liga 1 2021-2022, Arema sama sekali tak memiliki pemain berdarah Papua. Padahal, pada musim-musim sebelumnya, setidaknya ada 23 pemain asal Papua yang pernah memperkuat Arema.

Papua dan Arema bisa dibilang berjodoh, karena sejak awal berdiri pada 11 Agustus 1987, ada saja pemain dari sana yang tampil bersama skuad Singo Edan. Hal itu tak lepas dari peran sang pendiri, Jenderal Acub Zaenal, yang merupakan Gubernur Papua 1973-1975.

Papua disebut-sebut sebagai Brasil-nya Indonesia yang mencetak pemain-pemain dengan skil olah bola yang mumpuni. Pesepak bola asal Papua pun dinilai memiliki karakter yang cocok dengan gaya main Arema.

Baco Pieter, Dominggus Nowenik, Stepanus Korwa, Elly Rumbiak, Theodorus Bitbit, dan Mecky Tata menjadi generasi Papua pertama yang membela Arema. Sementara, Mariando Djonak Uropmabin menjadi pemain asal Papua terakhir yang main di Arema pada Liga 1 2020.

Sayangnya, pada kompetisi musim ini, tak ada satupun penggawa Singo Edan yang berasal dari tanah Papua. Karenanya, berasa seperti ada yang kurang di skuad asuhan pelatih Eduardo Almeida ini.

Inilah Pemain Asal Papua yang Pernah Memperkuat Arema

Kiper

Baco Pieter (1987-1988)
Iskandar Silas Ohee (2004-2006)

Belakang

Erol FX Iba (2004-2006)
Alexander Pulalo (2005-2008)
Ortisan Salossa (2007-2008)
Johan Ibo (2011-2012)
Marco Markus Kabiay (2017)
Israel Wamiaw (2018)

Tengah

Dominggus Nowenik (1987-1995)
Theodorus Bitbit (1987-1988)
Stepanus Korwa (1987-1993)
Elly Rumbiak (1987-1988)
Elie Aiboy (2007-2008)

Depan

Mecky Tata (1987-1998)
Yoseph Iyai (1999-2000)
Charles Horik (2003-2004)
Marthen Tao (2004-2006)
Humberto Monim (2005)
Engelberd Sani (2013)
Okto Maniani (2016)
Riky Kayame (2019)
Zidane Pulanda (2019)
Mariando Uropmabin (2020)

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Exit mobile version