Nasional

Lanjutan Liga 1 2022-2023 Digelar Dengan Sistem Bubble

Laga lanjutan Liga 1 2022-2023 rencananya akan digelar dengan sistem bubble. Kabar itu disampaikan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus.

Menurutnya, format bubble itu berlaku untuk enam pekan ke depan. Artinya, format tersebut akan diberlakukan sampai akhir putaran pertama.

Seperti diketahui, kompetisi musim ini sempat terhenti hingga Pekan 11. Tepatnya setelah laga Arema vs Persebaya Surabaya di mana meletusnya Kanjuruhan Disaster 2.

“Untuk putaran pertama ini, kami rencananya habiskan dengan sistem bubble dahulu selama enam pekan,” kata Ferry, seperti dikutip Bola.net, Kamis (24/11/2022).

Ditambahkannya, format bubble tak akan berlaku sampai akhir kompetisi. Sebab, nantinya format home-away rencananya bakal diterapkan kembali untuk putaran kedua.

“Sistem kandang tandang akan berlaku lagi mulai dari pekan ke-18 sampai pekan ke-34,” imbuhnya.

Lanjutan Liga 1 2022-2023 Dipusatkan di Jawa Tengah dan Yogyakarta

Ferry Paulus menyebut, lanjutan Liga 1 2022-2023 akan dipusatkan di dua daerah, yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta. Praktis, hal ini mengulang format Liga 1 2021-2022 tahun lalu.

Menurutnya, PT LIB sudah menyiapkan empat stadion di dua daerah yang ditunjuk. Dalam daftar stadion yang disiapkan itu tak ada nama Stadion Manahan Solo yang disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2022.

“Kami akan pakai empat venue di sana, yakni Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), dan Stadion Moch Soebroto (Magelang),” pungkasnya.

Exit mobile version